enough

enough

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 11, 2023
"ini udah cukup kan, gak ada penderitaan itu lagi kan?, Nara!! jawab gw, ini udah cukup kan?" gadis itu menangis tersedu sedu, tak ada topangan dari siapa pun, kini yang iya rasakan hanya ke hampa an dan penyesalan. "Nara!! jawab gw, gw mohon" Detaran jantung itu mulai terasa, kegelapan itu muncul kembali, menggerogoti perempuan yang berusaha keluar dari hal yang membuat dunia nya gelap, namun, semakin ia ingin keluar semakin ia terjerumus ke dalam masa lalu yang akan terus membuat jiwa nya mati perlahan "Lika admaja Adi putra, sayang sekali kau yang harus menanggung perbuatan orang tercela seperti ayah mu" wanita itu terkekeh sendu, binar matanya menyiratkan kebencian, kekehannya mengibaratkan peringatan akan pembalasan dendam yang akan ia perbuat... Akankah ada titik terang di kehidupan seorang Lika admaja? Atau malah sebaliknya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Full Of Scratches
  • tentang sebuah rasa
  • Entwined by fate || BXB
  • Lost in Reverie [Moqeel]
  • Melihat Cinta dalam Gelap
  • Rival, Jadi Pacar?
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Diary Raka [Selesai]
  • Bawa Aku Pulang
  • Maaf (Sequel Off T.A.A.O) | SELESAI REVISI

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *

More details
WpActionLinkContent Guidelines