Terlambat✓

Terlambat✓

  • WpView
    LECTURAS 243
  • WpVote
    Votos 151
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, mar 15, 2023
WpInfo
Ficción
Temas Sociales
Sudah end√ Cerita yang niatnya mau aku buat panjang, malah jadi singkat gara-gara rasa malas. .... Bisakah kuputar kembali waktu? Masa di mana aku dipeluk hangat oleh mereka, masa di mana tangisku selalu mereka jumpai dan siap menjadi pereda. Aku membutuhkan mereka. "Bisakah aku ulangi semuanya dari awal?" "Aku merindukan masa lalu." "Aku ingin mereka kembali." "Bawa aku ke masa lalu." Air mataku menetes menyatu dengan air hujan. Aku terus berteriak memanggil nama mereka, tapi semua hanya sia-sia, semua sudah 'Terlambat'
Todos los derechos reservados
#740
death
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Ex or New? [REVISI]
  • Elf Princess (The Final Of Story)
  • Edgar Vaske
  • NOT SAME (COMPLETE)
  • Thank You For Everything [BoelxYaya]
  • • EUTANASIA •
  • Tentang Waktu (on going)
  • I Was The Evil Witch
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Taring Kecil  [ Mewgulf ] END - TERBIT✓

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido