After We Meet [ON GOING]

After We Meet [ON GOING]

  • WpView
    Reads 91
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 22, 2023
Dari banyaknya cerita dan ekspetasi yang menyenangkan, kenapa saya harus dijatuhkan dengan realita yang tidak terduga ? ***** Damian, ia mengakui jika ia adalah setengah kristiani dan setengah atheis. Entah berapa alasan yang berbeda ia lontarkan saat mendapat bantahan dari pengakuannya. Namun pemikiran kocaknya berubah saat ia bertemu dengan Zahra. Seorang mualaf yang ia nilai pertama kali sebagai orang yang tidak setia kepada tuhannya. Semakin larut menikmati alunan rangkaian kata-kata Zahra, tidak hanya pemikirannya saja yang berubah, namun juga semuanya. ©Reyochi, 2023
All Rights Reserved
#22
mualaf
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Damaiku Bersama ISLAM (END)
  • Wo ai Ni, Aku Mencintai-Mu
  • Saya Mencintaimu Karena Allah [Sudah Terbit]
  • ZAHTHAR [END]
  • Kita Yang Tak Sama [END]
  • Ku Ikhlaskan Karena-Nya [END]
  • Tertulis Dalam Doa
  • LOVE DIFFERENT RELIGION [END]
  • Imam Untuk ZAHRA [Sudah Revisi]
  • Waktu Awan dan Rembulan

Kisah seorang non-muslim yang tak pernah percaya adanya Tuhan. Namun, waktu silih berganti, kepercayaan itupun mulai hadir, tatkala akhir hayat telah menjumpai. Dia muallaf. Muallaf dalam detik terakhirnya. Ujung penantian asa, semuanya terasa padam. Jiwa dan hati yang pernah bersemi harus merelakan kepergian seseorang yang begitu berharga. "Dek, jika kau memang tak dapat menjalankan kemuslimanmu ini, aku ikhlas. Maka, biarkan pula rasa ini hilang."-FSS. "Maaf, ini akan menjadi rahasia terbesarku untuk sementara. Tetaplah seperti itu dan tunggu bila kelopak mawar telah melepaskan dirinya!"-DEK. 15 April 2021 ©Resa Hidayahtri

More details
WpActionLinkContent Guidelines