BINTANG

BINTANG

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 24, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
"Jangan pernah bilang semesta ini indah di hadapan gue!" Tegas Aluna sampai urat urat lehernya terlihat. "Lo gak tau gimana susahnya hidup gue, lo gak ngerti gimana beratnya hidup bersama ibu tiri yang paling gue benci. Lo gak tau gimana sakitnya kehilangan orang yang paling berarti buat lo." Kini suaranya semakin melemah bersamaan dengan jatuhnya bulir bening nan pilu dari pelupuk matanya. Rasa sakit ,kecewa dan putus asa kini mengambil alih garis wajah gadis itu. Bintang berjalan pelan mendekati gadi mungil di hadapannya. Tubuhnya yang bergetar, mati-matian dia tahan demi untuk menguatkan gadis rapuh yang kini ada di hadapannya. "Maaf Aluna. Cukup! Jangan menangis lagi." Lirih remaja tanggung itu sembari menahan sesak yang teramat sakit di dadanya. Bagi Aluna keindahan semesta telah hancur bersamaan dengan datangnya perempuan penggoda itu. Semesta yang dulu tempatnya bersuka cita, semesta yang dulu tempatnya menari nari. Kini bagai neraka tak berujung baginya. Apa yang terjadi jika sepasang luka bersatu? Akankah bahagia menjadi akhirnya? Atau hanya nestapa yang akan menyelimutinya? Semua berkah merasa bahagia bukan? Bahkan, sepasang remaja penuh luka ini pun sedang mencari kebahagiann mereka yang entah darimana dan kapan datangnya. #sadending #remajagalau #keluarga #anakSMA
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • Senja Terakhir Semesta✔️
  • Seperti Tulang [SUDAH TERBIT]
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )
  • Benalu [Terbit]
  • Menyerah atau Bertahan?
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • To Heal

"Ma, Aluka sakit. Boleh aku tidur sama mama?" "Pergi! Kamu di rumah papamu saja!" ··· "Aluka buatin makanan kesukaan papa." "Bisa kamu pergi dari hadapan saya?!" ··· Aluka Alkenzia. Gadis dengan seluruh luka yang dirasa namun tetap menabur kasih untuk semua orang yang melukainya. Ia hanya ingin bahagia tanpa harus tersakiti dahulu, penderitaan yang dirasa sebelum terlahir ke dunia enggan sirna bahkan hanya untuk mengasihaninya. Rahasia kelamnya masa lalu membuat penderitaan dalam hidupnya silih berganti. Bahkan lelaki yang dicintai ikut menabur garam pada lukanya yang masih terbuka. Hingga sosok lelaki rapuh berhati malaikat datang memberinya arti kebahagiaan, namun ia lupa mengajarkan arti bahagia tanpa kehadirannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines