Taman Hidupku

Taman Hidupku

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 12, 2023
Pernahkah kalian memperhatikan sebuah taman? Pikiran apa yang terlintas ketika memperhatikan objek 'taman' itu? Indah? Sudah pasti. Sering kali memperhatikan berbagai benda menghiasi objek yang sedang kita kagumi ini berupa bunga, rumput, pepohonan, dedaunan, air mancur, kolam, atau bahkan manusia? Dengan fungsinya masing masing mereka akan bersatu pada satu tujuan, yaitu memperindah. Apakah kalian pernah berpikir tentang arti dari setiap benda? Sama seperti sebuah kata yang tersusun rapi pada sebuah kalimat, persis seperti bunga yang sengaja ditanam pada sebuah taman sesuai dengan keindahannya, atau ternyata sesuai dengan maknanya? Ketika membawa keranjang saat mendatangi sebuah taman, apa yang akan kalian ambil dari tempat yang sedang kalian kunjungi? Memetik bunga yang indah? Dedaunan kering yang berserakan? Atau bahkan mengambil keindahan taman itu? Setiap deretan penghias tersusun rapi pada sebuah taman. Tentunya agar menjadikan taman lebih menarik, berbagai upaya dilakukan oleh pemilik taman, supaya kembali memperlihatkan kecantikan alam bukan bencana alam, seperti memori yang tersusun menyesuaikan emosi. Tapi sayangnya, semua ini bukan tentang sebuah taman.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] Behind The Moment
  • Caca
  • Estar en Flor
  • FROG [ 21+ ]
  • ALWAYS LOVE YOU
  • Cinta Itu Dusta Sakura Itu Nyata
  • I Love My Handsome Husband {SalmOn}
  • Harapan Dandelion yang Rapuh
  • No Limit " End "

[Romance - 21+] Follow dulu, baru dibaca. Kata Bunga untuk Pria itu: Aku hanya satu dari jutaan wanita di bumi. Tidak lebih baik juga tidak lebih buruk. Biasa. Mungkin itu kata yang bisa kamu sandangkan padaku. Tapi semua berubah saat dirimu masuk mengusik kata biasa dalam hidupku. Mengacau dan membuatku percaya bahwa aku juga indah. Tapi batas kembali membuatku sadar. Ada hal yang mungkin dan tidak mungkin yang harus kupilih. Dan dirimu? Dirimu adalah hal mustahil yang pernah ada dalam abu warnaku. Kata Dana untuk Wanita Itu: Aku hanya satu dari jutaan pria beruntung di bumi. Lebih baik namun juga lebih sedih. ironi. Mungkin itu kata yang bisa kamu sandangkan padaku. Tapi semua berubah saat dirimu masuk membuat hatiku bahagia. Mengajarkan maaf, cinta, dan kasih sayang secara bersamaan. Tapi batas kembali membuatmu menjauh. Menolak semua kata tulus yang berusaha kutawarkan. Sementara aku? Aku akan selalu mengejarmu. Kamu yang memberi warna merah muda dihidupku yang hitam. Antara Pria yang jatuh cinta pada seorang wanita dengan suami. Dan seorang wanita yang merasa goyah karena seorang pria yang telah bertunangan. Antara kita yang berbeda tetapi mencoba untuk bersama dalam hubungan yang salah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines