Dherana Auralia

Dherana Auralia

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 26, 2023
Cerita tentang seorang gadis yang hidup dengan keluarga lengkap namun tidak seharmonis yang seharusnya. Menjalani hari nya dengan penuh keluh kesah, tanpa ada penyemangat tanpa ada tempat untuk nya bercurah selain tuhan di sepertiga malam dan hidup penuh sejuta kepedihan Aura ingin bebas. di sekolah ia adalah sosok ceria dengan tawa dan senyum pada hari hari nya, dan dengan kisah asmara pertama nya harus kandas sebelum di mulai. Aura menyukai-nya secara diam diam, sangat sangat kenyang aura memakan hati setiap hari apalagi orang yang ia sukai menyukai teman baik nya. Ia lelah sangat lelah, tanpa ada seorang pun yang tahu sakit nya ia menutup rapat semuanya dan muncul dengan tawa dan raut bahagia yang menutupi segala luka nya. "gue ngga papa" "gue bisa" "aura ngga lemah, aura cuma nunjukin ekspresi aura" "kalo aku lelah aku harus apa?" "haha istirahat dulu ra, kalo cape istirahat bukan nyerah begini" "cara biar ngga nangis pas marah gimana?" "sabar, terus tutup telinga" Dia lelah menyemangati diri nya sendiri, tanpa dukungan, mengorbankan mimpi dan cita cita nya ia harus tetap berdiri. entah lah sejak kapan, rasa yang sama kembali menjalar walaupun dulu pernah terhapus kini kembali dalam perasaan yang sama namun di batasi oleh rasa trauma. cenderung biasa saja namun dapat membuat debaran itu kembali. sama seperti dahulu namun, hanya tak begitu bergejolak. Mungkin karena ingatan mengingatkan bahwa ia belum selesai dengan masalalu nya, ingin melupakan nya dengan hinggap pada orang yang ia sukai, namun sayang, orang itu bukanlah seorang dherana auralia caestra. Apakah ia mendapatkan tempat curahan nya? Dan apakah aura membenci teman nya? Bagaimana kelanjutan kisah asmara aura? Mari selami bersama >_< ⚠️Warning ⚠️ ❗cerita murni hasil pemikiran sendiri ❗bila ada kesamaan nama tokoh atau yang lain nya itu murni unsur kebetulan 🚫plagiat menajuh! cover made by canva ©hak cipta dilindungi undang undang
All Rights Reserved
#81
ambis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • AURORA
  • 【𝑾𝒊𝒍𝒍 𝑩𝒆 𝑴𝒊𝒏𝒆?】
  • ALONE
  • Waktu?
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • HANCUR💔<END|
  • ALEANGGA [On Going]
  • CERPEN (END)

Seperti kegelapan pekat di malam yang temaram... Hanya dia... ucapku bagai mantra. mantra yang membelenggu hati untuk selamanya. kau adalah sosok misterius yang pernah kukenal ini adalah kisah tentang mimpi-mimpi rapuh yang dibangun di atas kertas dan masa depan yang dirajut oleh benang kusut masa lalu. yang ku tau... Tuhan menciptakan cinta tidaklah sia-sia. Disaat orang yang kau cintai berpindah ke lain hati, kau dapat belajar kesetiaan ketika ujian cinta menghadang perasaan. Kau dapat belajar kesabaran dalam penantian panjang dan kau dapat belajar keikhlasan hati disaat orang yang kau cintai pergi. Namun yang paling berat dan bermakna adalah ketika kau tak dapat mengobati rindu disaat rasa rindu terus menggebu. Ketika kau sakit hati, nikmatilah. Sesungguhnya keindahan dari cinta bukan hanya ketika kau dicintai. Tapi keindahan cinta juga ketika kau tersakiti. Karena disaat itu, kau akan merasakan betapa indahnya cinta. Betapa indahnya hidup ini hingga tuhan tidak menciptakan patah hati secara sia-sia. Hatiku sudah memilih untuk jatuh padamu, dan aku tidak bisa mengelak. Terkadang aku merasa...salahkah aku jatuh padamu? Karena setelah sekian lama aku membiarkan hatiku jatuh, hatiku tidak kunjung bangkit. Hatiku malah jatuh semakin dalam hingga rasanya untuk bangkit pun sulit. Terkadang aku berpikir, terbebanikah kamu dengan perasaanku? Kau tidak bisa memaksa agar seseorang membalas perasaanmu dan aku juga tidak bisa membuka hatiku untuk siapun. Walaupun ada yang menyembuhkan lukaku, aku tidak bisa membalasnya dengan hal yang setara. Seakan ketakutan yang selama ini kusembunyikan akan meluap dan menghancurkan kita berdua. Semua pengujian hati telah aku lalui hingga terbentuk benteng-benteng cinta dalam diriku. Entah kemana hati ini akan pergi berlabu meninggalkan dermaga cintanya. Semua perasaanku, semua rasa rinduku, biarkanlah semuanya memudar ditelan waktu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines