Sang Pembunuh Berdarah Biru

Sang Pembunuh Berdarah Biru

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 4, 2023
Konon, menurut Profesor Hudoyo, di dalam jantung manusia yang sudah mati tersimpan energi kehidupan yang bebentuk Kristal. Kevin tidak mempercayai teori tersebut, maka ketika Profesor Hudoyo meninggal, Kevin ingin membuktikan. Kuburan itu di gali, mayatnya di bedah di dalam liang kubur. Jantungnya di korek, dan ternyata benar. Ada Kristal berwarna biru di temukan di jantung jenazah Profesor Hudoyo. Dengan bantuan sinar lampu merah, kristal itu di tembus cahaya lampu merah dan membentuk bias warna ungu yang akhirnya mampu menghidupkan orang yang telah meninggal. Orang itu patuh pada perintah Kevin, namun juga menjadi satu-satunya orang yang di cintai Kevin. Kemudian, satu-persatu dendam Kevin terbalaskan. Ia mengirimkan utusan berupa mayat yang telah di hidupkan lagi itu kepada musuh-musuhnnya. Paula dan Riko tidak bisa mengetahui siapa korban-korban yang di kehendaki Kevin berikutnya. Tetapi, mereka mencoba untuk menghentikan perbuatan iblis itu. Dapatkah mereka memadamkan dendam berdarah itu?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kamuflase
  • Cerita Fara -Terror
  • Kinjirareta Gakkō [On Going]
  • Mayyang
  • Good Neighbor
  • Bintang Kematian : Pembully Berhak Mati!! [End] ✔
  • Sekar Ayu Kinanthi
  • Girl and Ghost
  • THE DOLL ; Izone✔
  • Laws of the Heart [END]
Kamuflase

Sejak menyaksikan kekerasan yang dilakukan atasannya kepada rekan kerjanya, Siera merasa hidupnya kembali terjerumus ke dalam ruang gelap yang dulu sudah dia lupakan. Ia muak pada dirinya sendiri yang tak bisa melakukan apa-apa untuk rekan dan dirinya sendiri yang selalu menjadi korban. Hingga suatu hari, ketika kematian tragis menimpa sang atasan, Siera mulai merasakan kesenangan yang tak pernah dia rasakan sebelumnya. Lalu, kematian-kematian itu terjadi beruntun, seolah mengikuti keinginannya. Namun, Siera mulai menyadari bahwa rentetan kematian itu ternyata membawanya ke dalam kenangan masa lalu. Monster itu telah kembali, dan sekali lagi berusaha meraih Siera, seperti dulu. [Pernah dipublikasikan di akun @annaxolovely]

More details
WpActionLinkContent Guidelines