Sebening Air Mata Aisyah

Sebening Air Mata Aisyah

  • WpView
    Bacaan 2,408
  • WpVote
    Undian 196
  • WpPart
    Bahagian 18
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Isn, Jun 16, 2025
WpInfo
Fiksyen
Romantika
Dendam, pelampiasan, broken home, cinta, kasih sayang, kehormatan, pengorbanan Ini kisah seorang perempuan lugu dan polos yang harus menanggung kebencian dari orang-orang. Yang tentu bukan kesalahannya. Menjadi tempat pelampiasan kedua orang tuanya. Lahir dari kesalahan. Tidak di anggap oleh kedua orangtuanya. Seorang ayah selalu menjadi cinta pertama bagi anak perempuan nya. Namun di kisah ini, seorang ayah menjadi luka pertama bagi anak perempuan. Perempuan ini juga harus menanggung kebencian dari laki-laki yang seharusnya bisa menggantikan kasih sayang sosok seorang ayah yang belum pernah ia dapatkan. Bagi laki-laki itu dan ayahnya, dirinya hanya pembawa sial bagi mereka. Tidak hanya mereka, namun banyak sekali yang mengatakan nya. Jika dirinya hanya pembawa sial, kenapa sampai saat ini dirinya masih di kesempatan hidup? Oh iya ia lupa. Dirinya harus membayar kesalahannya karena ia lahir di dunia Inilah kisah Aisyah shaqueena, gadis lugu dan polos. Sialnya ia juga ceroboh. Membuat ia semakin benci dirinya. Happy reading ⭐ ____ FOLLOW AUTHOR NYA SEBELUM BACA !! Di mohon bijak dalam berkomentar untuk menjaga perasaan penulis‼️ Tidak memplagiat dan tidak mau di plagiat‼️ Jika ada kesamaan nama tokoh atau latar tempat itu hanya unsur KETIDAKSENGAJAAN‼️
Hak Cipta Terpelihara
#76
kehormatan
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

Anda juga mungkin menyukai

  • Paradise
  • About Naskala [on going]
  • AIRA [On Going]
  • Terluka Untuk Bahagia [ REVISI ]
  • Imam Untuk ZAHRA [Sudah Revisi]
  • ISTRI YANG TAK INGIN KUSENTUH TERNYATA
  • ALARA
  • Goodbye
  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi