PRIMARCHS

PRIMARCHS

  • WpView
    Reads 83
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 14, 2025
[ jkt48 fanfiction ] Di balik lembaran buku dan debu abad lampau, tersembunyi ruang yang tak pernah dituliskan sejarah. Enam jiwa muda, terpanggil oleh cahaya purba, terseret takdir yang mengalir dalam darah mereka. bukan oleh kebetulan, bukan oleh sembarang tangan, melainkan oleh takdir yang telah ditulis jauh sebelum dunia ini mengenal mereka. Simbol spiral, gema suara yang bukan suara, dan pusaran cahaya yang tak mengenal arah pulang. Mereka bukan sekadar remaja... mereka adalah kunci dari peradaban yang hilang. Mereka pikir ini awal dari petualangan. Padahal ini adalah awal dari kebangkitan sesuatu yang seharusnya tetap terkubur. Started on June 2025 Ended on-
All Rights Reserved
#98
adeljkt48
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝔈𝔱𝔥𝔬𝔩𝔬𝔤𝔶 𝔬𝔣 𝔇𝔦𝔰𝔰𝔬𝔠𝔦𝔞𝔱𝔦𝔬𝔫 || Jayhoon
  • Sorry Mr. Husband (END)
  • Male lead Antagonist
  • The Butterfly's Mask: ( Jaeyong ) - END
  • TC: Teratai Putih Kembali Populer [END]
  • I Am In Novel?!!
  • Murid Sialan

Sunghoon, seorang psikiater muda berbakat, mendapat tugas khusus dari dokter senior yang juga menjadi mentornya: menangani seorang pasien dengan Dissociative Identity Disorder (DID). Kasus ini bukan kasus biasa, pasien bernama Jay tersebut memiliki tujuh kepribadian berbeda, masing-masing dengan sifat, emosi, dan cara berpikir yang saling bertolak belakang. Awalnya, Sunghoon menganggap ini sebagai tantangan profesional semata. Namun, seiring sesi terapi berjalan, satu per satu kepribadian Jay mulai muncul, membuka lapisan demi lapisan trauma masa lalu yang selama ini terkubur. Setiap kepribadian membawa potongan cerita yang berbeda. Ada yang protektif, ada yang agresif, ada pula yang rapuh seperti anak kecil. Tanpa disadari, Sunghoon mulai terjerat lebih dalam. Ia menemukan bahwa trauma Jay memiliki keterkaitan dengan masa lalunya sendiri-sebuah benang merah yang seharusnya mustahil ada antara dokter dan pasien. Hubungan profesional perlahan berubah menjadi konflik batin yang rumit, mempertanyakan batas antara empati, tanggung jawab, dan rasa bersalah. Ketika kebenaran akhirnya terungkap, sebuah plot twist besar mengguncang segalanya: hubungan antara Sunghoon dan Jay jauh lebih dekat daripada yang mereka bayangkan. Masa lalu yang terputus kini menuntut jawaban, dan proses penyembuhan tidak lagi hanya tentang Jay, tetapi juga tentang Sunghoon sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines