Mantera Asmara Sang Iblis

Mantera Asmara Sang Iblis

  • WpView
    Reads 55
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 4, 2023
WpInfo
Fiction
Horror
Berawal dari sebuah penemuan kecil. Lempengan logam itu ternyata berisi mantera gaib yang sempat menghebohkan masyarakat penghuni Queen Garden. Mantan top model tak di sengaja itu telah dapat mengucapkan mantera itu, maka muncullah seraut wajah tampan yang membangkitkan gairahnya. Wingga Brana, nama si wajah tampan itu. Holly Marrani adalah mantan top model yang tergila-gila kepada penghuni alam prana itu. Orang-orang banyak menyebut pemuda itu adalah pemuda siluman yang membahayakan. Tapi Holly selalu mendapatkan kemesraan yang berlebihan dan tak pernah merasakan sepi hati lagi. Tetapi belakangan ini, catatan mantera gaib itu ada yang mencurinya. Anehnya, ketika mereka menggunakan mantera gaib itu, yang hadir adalah bencana mengerikan. Asmara yang mereka nikmati itu ternyata adalah Asmara Sang Iblis. Dapatkah Holly menyelamatkan orang-orang yang telah mencari mantera itu jika tak satu pun dari mereka yang mau mempercayai akan datangnya bencana mengerikan? Dapat pulakah Holly merubah kekasihnya menjadi manusia biasa, jika syarat yang di butuhkan harus meminum darahnya?
All Rights Reserved
#785
adult
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Petaka Kesempurnaan
  • Beyond The Darkness
  •  PATAH
  • CREATURE
  • Hana's Indigo (True Story) ( Repost Ulang Sampai Tamat )
  • Master Of Darkness
  • (TAMAT)(18+) KEMBANG DESA

"Aku masih mengingat jelas bagaimana kamu tersenyum saat pesta sore itu. Tatapan mata yang begitu hangat dan ramah. Tampak teduh dan hangat seperti matahari sore." Lirih Sharen memegang dadanya sendiri. Bahkan sampai sekarang dia masih merasakan degup jantungnya yang cepat setiap mengingat sore itu. 'Dia milikku, bukan milik mu' kursi yang di duduki Sharen kembali bergerak. "Aku yang mendapatkannya" mata Sharen kembali menyalang, raut wajahnya penuh dengan emosi. 'Dia hanya mengenal ku, tidak mengenal si buruk rupa' raut tawa yang lebar dan menyeramkan membuat Sharen semakin menyalang marah. Tongkat yang menjadi pegangannya kini kembali dia lemparkan pada kursi di sebelahnya. Racun yang sebenarnya bukan bahan kimia buatan ataupun zat pertahan diri pada makhluk hidup. Melainkan cinta dan kasih sayang yang diberikan. Xr.Nyy.

More details
WpActionLinkContent Guidelines