Story cover for SAKAKARA by marsmatz
SAKAKARA
  • WpView
    LECTURAS 14
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 2
  • WpView
    LECTURAS 14
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 2
Continúa, Has publicado feb 14, 2023
Sebuah kerangka kisah dan memori tentang kara yang bertemu dengan kakak tingkatnya, suatu ketika ia bergulat dengan perasaannya, entah dari mana datangnya ia tidak bisa menyangkal semua nya, ketika yang di anggap teman malah jatuh akan keindahan akarsana kakak tingkatnya.

Jangan salahkan kara karena ia hanya ingin mencoba membuat dirinya merasakan jatuh akan asmaraloka.

Maka dari itu bacalah. Kau akan tau kelanjutan cerita kara dan dia.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir SAKAKARA a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Langit Yang Retak, Tak Selalu Hujan de BunLor
21 partes Concluida
Kalara adalah kisah seorang perempuan yang tumbuh di tengah luka, rindu, kehilangan, dan kenyataan yang tak selalu bisa dipeluk dengan logika. Sejak kecil, Kalara terbiasa menekan perasaan dan menyembunyikan tangis. Ia hidup dalam bayang-bayang keluarga yang dingin, cinta yang tak utuh, dan suara-suara dalam dirinya sendiri yang terus bertanya: Apakah aku pantas untuk bahagia? Perjalanan Kalara bukan tentang menemukan seseorang yang menyelamatkannya, tapi tentang keberaniannya untuk menyelamatkan diri sendiri. Di setiap bab, ia jatuh, terluka, dan mencoba bangkit-bukan dengan cepat, tapi dengan jujur. Ia bertemu dengan sosok-sosok yang mengguncang jiwanya, menghadapi masa lalu yang menyakitkan, hingga pada akhirnya ia memilih untuk duduk bersama lukanya, mengenalinya, dan perlahan merawatnya. Dari ruang-ruang gelap dalam dirinya, Kalara mulai belajar bahwa pulang bukan selalu tentang tempat-tapi tentang berani tinggal di dalam tubuh sendiri. Ia memahami bahwa tidak semua luka harus sembuh, cukup ditemani. Bahwa kehilangan tidak selalu berarti hancur, dan kebahagiaan bukan tujuan, melainkan keputusan. Di akhir kisah, Kalara tidak menjadi versi sempurna dari dirinya-melainkan menjadi utuh, dengan segala pecahan yang ia terima dan rawat sendiri. Kalara adalah kisah pulang. Bukan ke rumah, bukan ke seseorang-tetapi ke dalam dada sendiri. Dan di sana, ia membangun rumah dengan tangannya sendiri. Rumah yang tenang, hangat, dan cukup. 💐
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Langit Yang Retak, Tak Selalu Hujan cover
As Time Allows cover
should we be together? cover
Game of Hearts [REVISI] cover
Only You [Slow Update] cover
BASTARA DARA (SEASON II) cover
Dimas & Dara [On going] cover
My Possesive Boyfriend cover
Esperanza [✔] cover
CAHYA UNTUK MENTARI cover

Langit Yang Retak, Tak Selalu Hujan

21 partes Concluida

Kalara adalah kisah seorang perempuan yang tumbuh di tengah luka, rindu, kehilangan, dan kenyataan yang tak selalu bisa dipeluk dengan logika. Sejak kecil, Kalara terbiasa menekan perasaan dan menyembunyikan tangis. Ia hidup dalam bayang-bayang keluarga yang dingin, cinta yang tak utuh, dan suara-suara dalam dirinya sendiri yang terus bertanya: Apakah aku pantas untuk bahagia? Perjalanan Kalara bukan tentang menemukan seseorang yang menyelamatkannya, tapi tentang keberaniannya untuk menyelamatkan diri sendiri. Di setiap bab, ia jatuh, terluka, dan mencoba bangkit-bukan dengan cepat, tapi dengan jujur. Ia bertemu dengan sosok-sosok yang mengguncang jiwanya, menghadapi masa lalu yang menyakitkan, hingga pada akhirnya ia memilih untuk duduk bersama lukanya, mengenalinya, dan perlahan merawatnya. Dari ruang-ruang gelap dalam dirinya, Kalara mulai belajar bahwa pulang bukan selalu tentang tempat-tapi tentang berani tinggal di dalam tubuh sendiri. Ia memahami bahwa tidak semua luka harus sembuh, cukup ditemani. Bahwa kehilangan tidak selalu berarti hancur, dan kebahagiaan bukan tujuan, melainkan keputusan. Di akhir kisah, Kalara tidak menjadi versi sempurna dari dirinya-melainkan menjadi utuh, dengan segala pecahan yang ia terima dan rawat sendiri. Kalara adalah kisah pulang. Bukan ke rumah, bukan ke seseorang-tetapi ke dalam dada sendiri. Dan di sana, ia membangun rumah dengan tangannya sendiri. Rumah yang tenang, hangat, dan cukup. 💐