SANTET PAKAIAN DALAM

SANTET PAKAIAN DALAM

  • WpView
    Reads 1,065
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 10, 2023
Setelah menolak lamarah Galih, Kemuning tidak pernah bisa tidur dengan nyenyak. Namun, malam itu Nining mendapatkan mimpi yang aneh. Di dalam mimpi itu, Nining tengah berada di sebuah kamar bersama seorang laki-laki. Cahaya kamar yang remang dengan pencahayaan lilin kecil membuat Nining tak mampu melihat lelaki yang tengah bersamanya. Di mimpi itu, Nining merasa tak seperti biasanya, ia begitu bergai-rah dan bahagia. Bahkan saat laki-laki itu mulai menjamah tu-buh-nya. Nining pasrah. Kemudian lelaki itu meninggalkan Nining begitu saja, Nining pun mengejarnya. Hamparan bunga dan angin sepoi menyentuh kulitnya, arum semerbak bunga membuat bibir Nining tersenyum kecil. "Ning! Sini! Kejar aku!" teriak lelaki itu dengan ber-te-lan-jang dada. Nining pun berlari mengejarnya hingga sebuah tangan kekar menyekal pergelangan tangannya dengan kuat. Nining merasa begitu kesakitan, ia memberontak. "Lepas!" jerit Nining marah. "Astaqfirullahalazim, Ning. Eling, Dik!" Aji membungkus tubuh adiknya yang tanpa sehelai kainpun menutupi tubuhnya dengan selimut. Ia memeluk Kemuning dengan erat setelah berhasil mengejarnya sampai di pertigaan jalan, lalu menggiringnya pulang tak peduli dengan tatapan tajam para tetangga. Adikku tidak gila! ***
All Rights Reserved
#301
santet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TAKUT MATI - HOROR DRAMA (FULL)
  • CENGKRAMAN DIRGA'S
  • Jodoh Pilihan Abi
  • Korban Broken Home
  • SENJA DI PUNCAK TANGKILING
  • DIKANESHA
  • Love Story Of Sharga & Ahra ✅(Tamat)
  • Ijbar [Selesai]
  • Assalammualaikum, Ustadz [END]

Setelah kematian mendadak ayahnya yang penuh misteri, Nantik (22) dan keluarganya dituduh melakukan pesugihan oleh warga desa. Tuduhan semakin kuat ketika kakaknya, Resti (25), dan ibunya, Bu Rasmi (55), meninggal dengan cara yang sama-wajah membiru, mata melotot penuh ketakutan. Fitnah semakin menyebar, sementara Kinan (20), adik bungsunya, menjadi target berikutnya. Ketika teror gaib semakin nyata-hantu keluarganya mulai menampakkan diri dan kematian terus mengintai-Nantik berusaha mengungkap kebenaran. Dengan bantuan tetangganya, Rohmad (27) dan Yulia (22), ia menemukan bukti bahwa keluarganya bukan korban pesugihan, melainkan santet yang dikirim oleh seseorang yang menyimpan dendam lama. Namun, siapa sebenarnya pelaku di balik kutukan ini? Warga mencurigai Rohmad, yang pernah menyukai Nantik, sementara jejak santet juga mengarah pada Rendy (30), pria kaya yang pernah ditolak cintanya oleh Nantik. Di tengah ketakutan akan kematian yang terus membayangi, Nantik harus memilih-melawan atau menyerah pada takdir?

More details
WpActionLinkContent Guidelines