Terbenam lalu Terbit

Terbenam lalu Terbit

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Sat, May 20, 2023
Cerita LGBTQ tapi tidak dengan seluruh pemerannya, di tulis untuk membuat memori kenangan di bangku SMP. Bercerita seorang laki-laki yang bernama Alsky Jeand Naendra dengan wajah yang aneh seperti wajah perempuan melainkan punya wajah yang cantik. Alsky bertemu dengan Lionel Argentara, di sekolah baru nya. sifat Lionel yang pertama nya membuat hati tersakiti tetapi tidak pada akhirnya. maka cerita ini diberi judul "Terbenam lalu Terbit
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senandung cinta untuk Alyssa(end)
  • Langit di Atas Bangku Taman (GXG)
  • Fraternité
  • My Youth [SELESAI]
  • cwo culun itu pacar ku
  • The Badboy{on Going}
  • Alexa & Axel
  • DabLove [Completed]
  • Falling in love for the first time
  • Cool Girl  ✔

"Kenapa tertawa?" tanya Hangga dengan mata menyipit. "Nggak. Elu lucu, muka Cina tapi ngomong Jawanya medok banget." "Kamu rasis?" "Nggak, nggak. Siapa bilang? Gue gak rasis kok, cuma lucu aja." Alyssa Sawitri, gadis rada tomboy bertemu dengan Hangga Tjokrokusumo. Cowok keturunan Tionghoa yang sangat medok dengan logat Jawanya. Karena ia asli dari Solo. Awalnya mereka sering bertengkar setiap bertemu, karena rasa mangkel Alyssa pada Hangga. Saat cowok itu memergoki Alyssa yang mau bolos. Tapi lama-lama ada perasaan ganjil yang tumbuh dihatinya setiap kali bersama Hangga. Hingga kemudian Alyssa mengetahui jati diri Hangga yang sebenarnya. Ia adalah cucu dari pemilik pabrik Batik terbesar di Solo. Yang konter batiknya ada dihampir seluruh kota besar di Indonesia. Bagaimana perjalanan cinta remaja mereka? Yang dibumbui khas percintaan remaja SMA. Ini novel kelima saya bergenre teenlit, mencoba menulis cerita remaja meski saya bukan remaja lagi. Note: penyebutan nama suatu suku dalam novel ini, tidak bermaksud menghina atau menyinggung salah satu suku yang ada di Indonesia. Tidak ada unsur apapun untuk menyinggung SARA. #Kisah ini fiktif belaka. Persamaan nama tokoh, plot, tempat dan peristiwa hanya kebetulan semata.

More details
WpActionLinkContent Guidelines