EXPLORE A HORROR HOSPITAL

EXPLORE A HORROR HOSPITAL

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 23, 2023
SEBELUM BACA JANGAN LUPA FOLLOW NO COPY! DARI PIKIRAN SENDIRI! DILARANG PLAGIAT! ... "Aku melihat anak kecil di lantai 1" Semuanya menoleh kearah sumber suara. Seorang anak kecil di rumah sakit? Yang kosong? Siapa dia? "Rumah sakit ini sudah tidak terpakai, sejak 7 tahun yang lalu" Kesembilan gadis yang memberanikan diri mereka untuk menjelajahi rumah sakit yang sudah tidak terpakai sejak 7 tahun yang lalu. Memastikan apakah ada hal sesuatu di sana. Yang penasaran dengan cerita ini, yuk langsung baca
All Rights Reserved
#157
hospital
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Second House√
  • Puing luka
  • Senja di rumah sakit senja
  • ALETA
  • Ruby Kaesta V Or G  [TERBIT]
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • Koridor Sekolah ✔ ||  (TELAH TERBIT) ||
  • SHADOWS IN A VESSEL
  • TRANSMIGRASI QUEENZILLA ( On Going )
  • Love Is You (Tamat)

DILARANG PLAGIAT!!! ❌ Visual cerita + trailer eksklusif ada di TikTok! @windisetya11 (TAHAP REVISI) Kehancuran itu dimulai dari rumah pertamanya... Bermula saat kedua orang tuanya memilih jalan masing-masing dan meninggalkannya terjebak di antara puing-puing yang tak pernah utuh. Dari luka itulah ia tumbuh menjadi sosok yang tangguh. Berani melawan dunia, hidup liar di jalanan, dan menjadikan balapan sebagai satu-satunya tempat untuk merasa bebas. Hingga suatu hari, sang mama jatuh cinta lagi- Dengan seorang duda kaya raya, yang ternyata memiliki tiga anak laki-laki dari pernikahan sebelumnya. Dari hubungan itu, terbentuklah rumah kedua. Kehidupan baru. Keluarga baru. Melalui pernikahan mama dan kekasih barunya itu, ia pun akhirnya berhasil memiliki keluarga yang utuh kembali... Tapi... Kehidupannya benar-benar berubah sejak ia masuk ke dalam rumah keduanya itu... Tidak ada lagi kebebasan... Tidak ada lagi balapan yang menjadi hobi dan kebiasaannya... Semuanya penuh dengan aturan... Bagaimana kisahnya? Akankah rumah keduanya itu berhasil menjadi tempat yang tepat untuknya menyembuhkan luka lamanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines