BIARKAN AKU HIDUP LEBIH LAMA (On Going)

BIARKAN AKU HIDUP LEBIH LAMA (On Going)

  • WpView
    Reads 107
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 11, 2025
Sejak saat itu Kayra mulai melihat dunia dengan cara yang berbeda,bukan lagi tentang benar dan salah, melainkan tentang memahami dan menerima. "aku sebenarnya tahu apa yang kamu sembunyikan, tapi ngeliat kamu seperti ini rasanya hatiku seperti di hujani oleh banyak pisau yang membuatku terluka" gumam Kayra menangis sembari mengusap pipi Axel "Setidaknya aku bisa hidup lebih lama lagi" ucap seorang perempuan dengan lirih dalam sebuah ruangan rumah sakit "Bahkan sampai detik inipun aku menbenci diriku kenapa aku masih hidup" lirih Axel •Biasakan follow sebelum baca •Suport aku terus ya Happy Reading 🙌🏻
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Memorable
  • Unfinished Goodbye
  • YOUNIVERSE (Tahap Revisi)
  • TAK BERSAMBUT
  • Backstreet
  • Dear Kamu : My One and Only Crush On My Life
  • LET IT BE  [ 'Cause She Was Tired.]
  • Another Me
  • ABLUVION {COMPLETED}
  • Misunderstand
Memorable

Akulah gadis bisu itu, hanya mampu menatap apa yang kulihat tanpa mampu berteriak bahkan untuk melawan pun sulit. Aku berdiri disini menunggu sebuah harapan itu datang. -milena- *** "ANAK TIDAK TAHU DIUNTUNG." "AKU AKAN SELALU MENJAGA KAMU, PRINCESS." "MAAFIN PAPAH, MILE." "LO CUMA PENGUSIK KELUARGA CORLISS." "JANGAN PERNAH LO TUNJUKIN MUKA BUSUK DRAMATIS LO DI HADAPAN KITA-KITA LAGI, NONA ALEXA YANG MAHA BENAR." "DON'T CRY, PRINCESS. EVERYTHING WILL BE OKEY, RIGHT?" "Aku pikir dibalik wajah lugu dan polos yang selama ini kamu berikan benar-benar menginginkan yang namanya kasih sayang, tapi sekarang kamu menunjukan pada kami semua tentang seseorang yang memang layak untuk dibenci." *** Aku muak dengan takdir yang selalu mempermainkan garis tangan kebahagiaanku, tak pernah kah Tuhan berpikir jika aku lelah, dimana takdir bahagia yang telah dituliskan untuk perjalanan hidupku? Aku..takut, semua alasan aku berdiri dan hidup perlahan pergi, bahkan orang yang aku nantipun pergi tanpa belas kasihan padaku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines