Lerajee

Lerajee

  • WpView
    Reads 14,850
  • WpVote
    Votes 1,640
  • WpPart
    Parts 48
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 22, 2025
Historical Fiction #4 By: Alwaysje - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - [Tamat] Lerajee tidak pernah meminta untuk dilahirkan sebagai setengah pribumi. Ketika semua orang hanya memandangnya sebagai anak iblis sebab namanya yang disematkan oleh sang ibu. Direndahkan oleh orang disekitarnya dan hidup dalam pengabaian ayahnya. Lerajee tidak berharap apapun akan dunia. Kelak seperti apa dirinya tumbuh dewasa. Konyol, ia bertemu dengan Galuh. Seorang pribumi yang menghidupkan ambisi Lerajee yang selama ini mati. "Mereka menyebutmu iblis, maka jadilah sosok itu. Lerajee, iblis yang mengharap kembali surganya." Sedangkan Kile, sosok ayah terburuk dalam hidup Lerajee. "Tidak ada istilah iblis, Lerajee. Dia hanya malaikat yang dikutuk untuk bernafsu." [Februari 2023]
All Rights Reserved
#184
pribumi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [Lacrimosa]; Dara-Dara Runtuh
  • 𝐀𝐤𝐮 (Bukan) 𝐒𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐍𝐲𝐚𝐢  [END]
  • BATAVIA[Revisi]
  • STETOSKOP TUA
  • Spiegel Kagami
  • VARBODEN [BL]
  • TRANSMIGRASI QUEENZILLA ( On Going )
  • REPEAT STORY || [On Going+Revisi]™

[𝐂𝐨𝐦𝐩𝐥𝐞𝐭𝐞𝐝] ❬ 𝗛𝗶𝗻𝗱𝗶𝗮-𝗕𝗲𝗹𝗮𝗻𝗱𝗮, 𝟭𝟵𝟮𝟳 ❭ Tiap garis hidup itu punya aksara masing-masing yang membikin itu hidup mau hitam atau putih (atau mungkin abu-abu, barangkali) Cakrawala kemanusiaan terlalu meliuk menyucikan insani. Suci yang dibalut kemunafikan. Dan itu manusia. Kelumpuhannya dari kekuatan secara alami bisa terjadi kalau lagi diradang pesakitan. Mari selami kehidupan anak manusia yang lagi mengarungi penghidupan dari bilik kolonialisme yang komersalis, bersama jiwa-jiwa feodal yang punya digdaya dalam singgasana. Mencipta cerita antara kawula dengan tuan-tuannya. Dan dua dara yang lagi hidup disini, punya jalan masing-masing menempuh alur penghidupan. Walau pada akhirnya juga yang mereka temui adalah cuma kebinasaan. ❝Jangan risau, Mama,❞ kata salah seorang dari dua dara itu pada satu kali waktu. ❝Tuhan akan betul-betul lindungi kita. ❞ ❝Sebab ... Tuhan tak pernah tidur.❞ ••• Genre : Historical Fiction Started : July, 2020 End : April 2021 [𝗦𝘁𝗼𝗽 𝗽𝗹𝗮𝗴𝗶𝗮𝗿𝗶𝘀𝗺, 𝗯𝗲 𝗼𝗿𝗶𝗴𝗶𝗻𝗮𝗹] Noted: Cerita ini sedang dalam masa revisi dan pengeditan, termasuk pergantian judul dari An with An A and E menjadi "[Lacrimosa]; Dara-Dara Runtuh."

More details
WpActionLinkContent Guidelines