Khobar Muqoddam

Khobar Muqoddam

  • WpView
    LECTURAS 3,621
  • WpVote
    Votos 319
  • WpPart
    Partes 9
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, dic 21, 2025
WpInfo
Ficción
Temas Sociales
Mustasna Nida Isyaroh. Bagaimana kesan kalian pertama kali mendengar nama itu? Jika orang lain beranggapan cewek itu merupakan sosok yang taat dalam agamanya, kalian salah besar. Karena kenyataannya justru perempuan itu selalu melanggar syariat-Nya. Seenggaknya setelah kedua orang tuanya bercerai lalu dirinya diasingkan begitu saja. Mufid Maf'ul Kalam. Pria tampan campuran Indonesia, Dubai dan Yaman itu pernah bertemu dengan sosok perempuan berbalut mukena di tangga Masjid pada saat masih kecil. Orang tuanya yang bukan asli sini membuat dirinya harus pindah ke negara lain. Sosok yang taat sekali dengan syariat-Nya, tak pernah menantang bahkan ketika hatinya memberontak untuk mencoba jatuh cinta dengan sosok yang dulunya dia temui itu. Mereka kembali dipertemukan setelah beranjak dewasa. Mufid dengan pakaian taatnya sedangkan Mustana dengan pakaian ketatnya. Sederhananya, ini menceritakan tentang kisah kedua sosok yang saling bertolak belakang. Dengan hadirnya Mufid di dalam hidupnya, Mustasna bisa merasa diperhatikan lagi. Pria sempurna yang mau bersanding dengan sosok perempuan yang mengidap Histrionic Personality Disorder. Pertemuan, alur, serta akhir dari cerita mereka seperti khobar muqoddam. Tidak bisa diprediksi begitu saja. Bahkan nama mereka mengandung sejuta makna. "Mencoba mencintaimu hanya karena-Nya tapi sayangnya aku juga mencintaimu dengan seluruh hidupku yang berhasil dirimu ambil." -Mufid Maf'ul Kalam- "Gagal menjadikanmu yang pertama, gagal juga menjadikanmu yang terakhir. Tapi aku berhasil menjadikanmu yang utama di dalam hidup." -Mustasna Nida Isyaroh- Mufid mencintai Mustasna dengan kerelaannya sedangkan Mustasna mencintai pria itu dengan kesempatannya. *Kisah cinta tidak bisa didesain biasa saja, karena rasa itu berasal dari Dzat Yang Luar Biasa. Ciptakan kisah luar biasa itu dengan hamba terpilih-Nya. * -KHOBAR MUQODDAM- "Jika surga adalah akhir paling indah, maka dunia adalah akhir yang paling berkesan." -Mufid & Mustasna-
Todos los derechos reservados
#705
islami
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • SERIBU HADITS✓
  • Imam untuk Gladysa✓
  • ASSALAMUALAIKUM ZAUJI
  • Guide to Jannah [END/REVISI]
  • Rafiq Aljinah [TELAH TERBIT]
  • AZALEA
  • Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku
  • Semesta Untuk Fatih [END] TERBIT✔️
  • Imam Untuk Aisyah

Salma Hawariyyin Syihab. Tetangga dekat seorang cowok yang bernama Salman Hawariyyun Al Elmran. Dari sejak kecil mereka tidak pernah akur. Hingga suatu kejadian membuat Salma dihukum oleh cowok itu. "Aku bener-bener minta maaf. Aku cuma ngembaliin hal itu aja. Tapi, itu bukan punyamu, ya?" "Kamu udah buat saya malu. Saya nggak mau maafin kamu gitu aja." "Gimana caranya supaya bisa di maafin kamu, El?" "Hafalin seribu hadits dalam dua bulan." Mampukah Salma memenuhi permintaan cowok itu? Ini bukan sekedar kesalahan tapi lebih dari pada itu. Apakah takdir? Tapi beberapa bulan kemudian ketika Salma datang tiba-tiba cowok itu meminta lagi lebih kepadanya. "Hafalin lagi tiga ribu hadits dalam satu bulan. Kalo nggak bisa, nikah sama saya." "Jangan bercanda!" "Dari dulu, kamu, tuh, jadi manusia makanya jangan serakah. Udah ngambil perhatian, ngambil hati saya juga." Mampukah Salma memenuhi permintaan cowok itu lagi? "Kalo kamu bisa hafal semua hadits itu, berhasil atau enggaknya saya udah nyiapin hadiah buat kamu. Pilihannya, terima atau terima. Cuma satu." ••• "Untuk kamu yang telah tertulis di Lauhul Mahfudz. Izinkan aku berada dalam satu shaff di belakangmu, ikut mengikuti gerakan sholatmu dari mulai takbiratul ikhram sampai salam. Izinkan aku turut mengaminkan doa-doamu, yakinkan aku bahwa jalan surgaku ada padamu." -Salma Hawariyyin Syihab- "Pasti. Dan orang itu adalah saya." -Salman Hawariyyun Al-Elmran-

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido