repeat the apocalypse to get the best ending

repeat the apocalypse to get the best ending

  • WpView
    Reads 178
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 19, 2023
WpInfo
Fiction
Fantasy
Ryian seperti maha siswa biasa. Memiliki kehidupan yang normal layaknya orang pada umumnya. Keluarga yang lengkap, sekolah yang biasa saja, sahabat Keith yang peduli dan terkadang tidak manuk akal. Tetapi semua itu berubah ketika apocalypse tiba, seluruh kehidupan normalnya hancur secara tiba-tiba. Saat itu hanya tersisa Ryian dan sahabatnya Keith di apocalypse, Ryian telah kehilangan keluarganya dan Ryian tidak ingin hal tersebut terjadi terhadap Keith sahabatnya sendiri. Tetapi hal tersebut percuma justru Keith lah yang mengorbankan nyawanya demi Ryian saat sedang terjadi Elite Raids. Seketika tiba-tiba pandangan Ryian terasa berat dan terjatuh pingsan, saat dirinya terbangun dikamar yang terlihat seperti milik perempuan. Ryian melihat bahwa dirinya telah dikirim ke masa lalu saat dunia masih damai sebagai perempuan. Entah apa yang terjadi tetapi Ryian berjanji bahwa ia akan mendapat ending terbaik dari mimpi buruk tersebut.
All Rights Reserved
#796
appocalypse
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Preman Sekolah Jatuh Cinta (PINDAH KE DREAME)
  • 2 AYDEN ✓
  • CINTA DALAM KELABU
  • Tacenda (TIDAK DILANJUTKAN)
  • The Gigolo Baby (SELESAI)
  • About You (on Going)
  • Scarlet Crown : Di Balik Dingin yang Membakar
  • The Hunter
  • CEYRON ALLISTAIR

Tepat di depan mata. Raiya seakan membeku disana, matanya nggak terlepas dari mobil yang baru saja terlempar tepat di depannya. Entah kenapa keadaan seolah semakin mendramatisir, hujan turun dengan derasnya sore itu, memadamkan api yang berasal dari ledakan mobil di depannya. Suara sirine ambulans saling bersautan dengan suara sirine mobil polisi, keadaan semakin kacau. Beruntung, yah Raiya bersyukur seseorang yang berada di dalam mobil itu sudah diselamatkan sebelum mobil meledak. Dan seketika itu pula, tubuh Raiya langsung limbung terjatuh begitu saja, isakan tangisnya semakin jelas terdengar meski di bawah guyuran hujan. Satu patah kata pun nggak bisa terucap, ingin sekali dia menghampirinya yang sudah berada di mobil ambulans, tapi kakinya masih saja membeku di tempat. Hanya sesak yang terasa. "Kak Chi-ko ...." "Dia nggak akan kenapa-kenapa! Ayo Ray, gue anter pulang sekarang!" ajak paksa seseorang yang sudah berdiri sejak tadi di belakang Raiya, tapi Raiya hanya bergeming. Seseorang itu samasekali nggak menduga kalau hal semacam ini akan terjadi. Liontin yang ada di genggamannya seketika terlepas begitu melihat mobil lamborgini hitam yang sangat dia kenal terlempar begitu saja di depan Raiya. Dia dekap Raiya ke pelukannya, menatap nanar ke mobil yang sudah nggak berwujud itu. Hanya satu yang ada di pikirannya saat itu, penyesalan. "Kak Chiko, itu Kak Chiko, nggak, nggak, itu bukan Kak Chiko, pasti itu bukan Kak Chiko, dia bukan Kak Chiko!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines