Story cover for COLLIDE by syahAp
COLLIDE
  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Feb 18, 2023
"Gue mau cewe lo yang jadi taruhannya" -Jaiden 

"Sebagai gantinya gue mau nyawa lo jadi taruhannya" -juna 

"Lilin itu suatu hari akan menyadari bahwa ia memeluk benang yang menghancurkannya" -jeva





N: Cerita ini murni dari otak saya sendiri. Jangan bawa karya lain kesini dan hargai setiap karya

Jika ada kesamaan nama, alur, cover maupun yang lainnya, itu unsur yang tidak disengaja
All Rights Reserved
Sign up to add COLLIDE to your library and receive updates
or
#815ulzzang
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Promise or Leave cover
Sun Meets Ice cover
KISAH KITA (END) cover
Me Become An Extra (Arvie) ✓ cover
IYAN (COMPLETED) cover
[BL] Sudden Omega cover
Harumi (END) cover
𝐏𝐋𝐀𝐘 𝐆𝐈𝐑𝐋 𝐊𝐀𝐋𝐄𝐀 cover
Three Targeted Girls!! cover

Promise or Leave

37 parts Ongoing

WARNING!!! Foto cover ambil di pin. Cerita ini hasil dari pemikiran ku sendiri. Kalau ada kesamaan nama tokoh, Cerita, serta judul itu berarti karena murni sebuah ketidaksengajaan. Ada beberapa kalimat dan bahasa kasar di dalam cerita, mungkin ada sedikit adegan kekerasan, baik verbal maupun nonverbal. Jika tetap terus melanjutkan harap bisa mengambil sisi positifnya. Yang jelek di buang, ambil yang baik baik saja. Sebaiknya follow dulu sebelum membaca. . . . "Selama aku bisa melakukannya sendiri aku tak butuh yang namanya laki laki." "Bahkan laki laki itu tak becus menjalani perannya." "Makhluk tak berguna itu tak pantas ada." "Dia bahkan memberi luka tanpa penawar." "Mengenal salah satunya saja termasuk bencana." "Menganggap Makhluk itu adapun rasanya enggan." "Kalau saja bisa, akan gue bunuh semua makluk tak berperasaan itu." "Mari kita bantai habis mereka!" mereka tertawa keras dengan tangan saling merangkul satu sama lain. "DENGAR GIRLS! MEREKA TIDAK BISA MENINDAS JIKA KITA SELALU BERSAMA." "SETUJUUUUUUU." Mereka berteriak keras di tepi tebing terjal, suara teriakan mereka menyatu dengan deru ombak di bawahnya. membagi luka dengan lautan, itulah yang mereka lakukan.