Piala Pertama

Piala Pertama

  • WpView
    LECTURAS 12
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, feb 18, 2023
Clarissa Danita selalu menjadi nomor satu di sekolah. Dia peraih juara umum pada setiap semester. Namun, untuk pertama kalinya dia kehilangan gelar itu. Seseorang bernama Aruna Danastri merebut semua kebahagiaan yang Clarissa miliki selama ini. Dan Clarissa benci kenyataan itu. Seolah belum cukup. Clarissa juga dihakimi oleh semua orang. Mereka meragukan kemampuan Clarissa dalam belajar. Bahkan Marvin yang setia menemaninya, ikut menjauh. Clarissa bertekad mengembalikan semua yang pernah dimiliki. Piala dan kebahagiaan. Dia akan merebut kembali. Dalam perjalanan itu, Clarissa menemukan banyak hal baru. Pemikiran baru. Orang baru. Suasana baru. Mampukah Clarissa membuktikan diri sekali lagi pada dunia? "Aku butuh orang yang mau nemani aku waktu sulit dan itu bukan kamu."
Todos los derechos reservados
#5
duniasma
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Why Friend?
  • KENANGAN MANIS DI BANGKU SMP
  • MISTAKE
  • Cinta diantara Kelas dan Tawa
  • Karena Kamu Rumahnya
  • AKALA ; My heart beats for Miss

[Jangan lupa follow sebelum membaca] *** "Ay, boleh nggak gue pinjem topi lo?" Ayleen hanya mengangguk, lantas memberikan apa yang diinginkan pemuda itu. Namun ternyata, barang yang ia pinjamkan bukan untuk dipakai, melainkan diberikan kepada gadis lain. Bukan, ini bukan kisah tentang Ayleen yang menjadi seorang sadgirl. Ia tidak akan membiarkan dirinya menangis karena Arsen, sahabat tercintanya itu. Hanya saja, ini terlalu sulit. Terlalu sakit pula jika terus menerus terjadi. Tapi, mau bagaimana lagi? Kebahagiaan Arsen adalah segalanya untuk Ayleen. Bahkan jika Arsen meminta dirinya berkorban, Ayleen akan memberikannya dengan senang hati. Selama Arsen masih bisa tersenyum, Ayleen tidak akan menolak. Sampai kapan pun (katanya). Hingga suatu saat semesta mengirimkan Refan dalam hidup Ayleen. Pemuda yang setia menunggunya. Pemuda yang rela menjadi sekedar pelariannya. Juga pemuda yang senantiasa bersabar dengan segala kebodohannya. Akankah Ayleen bisa mencintai Refan dengan sepenuh hati? Ataukah Arsen akan menyadari kehadiran Ayleen dan membalas cintanya?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido