Di Bangsal Melati, waktu tidak diukur dengan detak jam, melainkan dengan tetesan infus dan angka-angka klinis yang dingin. Mada, sang Ketua OSIS yang perfeksionis, tidak pernah menyangka bahwa keluarga sejatinya justru ditemukan di lorong rumah sakit yang bau karbol, bukan di rumah mewahnya. Bersama Ara si atlet karate yang tangguh, Gilang sang kapten basket, serta Danu, Lea, dan Stefanus-enam remaja ini disatukan oleh satu musuh yang sama yaitu vonis maut yang mengintai.
Mereka menamakan diri "Geng Survivor". Saat tubuh mereka perlahan hancur, mereka justru belajar bahwa pahlawan tidak selalu memakai jubah terkadang mereka hanya memakai topi beanie untuk menutupi kebotakan atau menggunakan kruk besi untuk tetap berdiri tegak. Di atas selembar kertas yang lusuh, sebuah janji suci pun terukir "Siapa pun yang bertahan, harus membawa mimpi mereka yang gugur ke tempat-tempat yang paling mereka idamkan."
Ketika satu per satu dari mereka harus melepaskan pegangan di bawah langit senja yang oranye, mereka yang tersisa menyadari bahwa napas mereka bukan lagi milik sendiri. Ini adalah kisah tentang kehilangan yang hebat dan keberanian yang rapuh. Sebuah perjalanan tentang bagaimana cara hidup dengan utuh, justru saat raga tak lagi sempurna, demi menuntaskan janji-janji yang tertinggal di Bangsal Melati.
full oneshoot
ceritanya beberapa dari ide followers sendiri, bagi kalian yang mau dibuatin juga langsung DM ke akun tiktok aku yaah
@aletta_anasera
⚠gxg!
⚠futaa!!
⚠18+!!
jngn lupa di vote juga yh kak/bang