Aku Nomer 1 dan Yang Lainnya Tidak

Aku Nomer 1 dan Yang Lainnya Tidak

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 23, 2023
Semua Akan Ku kalahkan dengan cara Ku sendiri! Bahkan Dewa sekalipun tunduk diperintah Ku. Ini adalah kata-kata dari Orang yang mengalami reinkarnasi ke dunia lain yang penuh dengan sihir dan dibantu oleh Dewa Kegelapan! Saksikanlah petualangan dan lihatlah kisah dari seorang pemuda yang akan mengguncang dunia! Sinopsis: Auratashima Heraraku. Namaku, masih muda dan masih pelajar. Namun, entah mengapa di suatu kejadian, aku membunuh temanku sendiri dan saat kondisi terdesak itu, aku berlari menjauh tetapi kemudian seseorang yang tidak diketahui menembak mati diriku. Tak terduga, aku berinkarnasi sebagai wadah sang Dewa kegelapan! dan diperintahnya aku harus menjadi lebih kuat dan mengalahkan Dewa yang lain. Tetapi aku mengkhianati Dewa kegelapan dan melawan bawahannya yang ternyata diam-diam mengawasi perkembangan diriku ini. Novel ini disarankan dibaca untuk usia 16+ dan jika dibawahnya, mohon didampingi oleh orang yang lebih tua darinya supaya bisa menjelaskan apa yang terkandung dari hal positif di dalam novel ini.
Creative Commons (CC) Attribution
#188
dramatis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BUKAN BEGINI (Tamat)
  • GENRENYA SALAH! (Tamat)
  • The Antagonist's Second Chance
  • Villain Also Has A Reason [END]
  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)
  • WIZARD (Broken Butterfly) END
  • NEROLUCE
  • Rahasia Kita [END]

Aku telah melakukan banyak perjalanan dari satu cerita ke cerita lainnya sebagai antagonis. Misiku hanya satu, memastikan tokoh utama perempuan menderita sesuai dengan naskah asli. Satu, kucing putih yang bisa bicara sekaligus penanggung jawab isekai milikku, memberiku banyak bantuan. Mulai dari dunia vampir, petarung sinting, sampai novel picisan. Segalanya kuselesaikan dengan tuntas, sesuai perjanjian dengan Satu. Seharusnya bila tugas terakhirku, misi nomor seratus, selesai maka aku akan dijanjikan boleh hidup sebagai orang berkecukupan, superberuntung, dan jauh dari kesialan apa pun. Seharusnya! SEHARUSNYA! "Mohon maaf, kuota bagi penerima paket untung sudah habis," Satu menginformasikan. Tentu saja aku marah. Rasanya seperti kena scam mentah-mentah. Seratus misi. Bermacam kegiatan sinting. Dedikasi yang tidak terbayarkan. Aku menuntut ganti rugi, tapi Satu berkata bahwa kepala isekai tidak menerima keluhan. "Ya sudah, hidup di sini saja." Gampang sekali Satu bicara. Hidup di sini. Di cerita keseratus. Di sebuah novel picisan CEO sinting. Aku bahkan berani taruhan bahwa penulis tidak melakukan riset sama sekali. Oh itu belum termasuk fakta bahwa aku, si pelaku kejahatan dalam cerita, akan mati di tangan tokoh utama pria karena telah merugikan kekasih impiannya. Aku, bukan orang lain. Bukan Satu si kucing gembul biang kerok. Aku! "Buhuuuu apa kamu nggak bisa mempertimbangkan diriku sebagai asisten rumah tangga?" Apa yang bisa kulakukan? Iya, tepat sekali. Hadapi racun dengan racun. Alias, kubuang harga diri dan lari mencari belas kasih dari Bos Antagonis, Mr. Villain, Big Boss. Inilah yang terbaik, 'kan? Benar, 'kan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines