Forever After Season 2 (LOVEBIRD)

Forever After Season 2 (LOVEBIRD)

  • WpView
    Reads 68,205
  • WpVote
    Votes 7,338
  • WpPart
    Parts 54
WpMetadataReadOngoing17h 56m
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 17, 2025
Setelah cinta mereka dirajut oleh sebuah ikatan suci pernikahan, maka kebahagiaan yang tak pernah mereka bayangkan sebelumnya akan terjadi, seakan terus mengalir setiap hari, setiap saat, bahkan setiap detik saat Aldebaran dan Andin selalu bersama. Perayaan cinta itu seolah berlangsung setiap hari bagi mereka dan semerbaknya pun turut menyebar ke belahan benua Eropa saat mereka berbulan madu di sana. Seiring berjalannya waktu, sesekali mulai terjadi perdebatan, ketidaksamaan, dan saling selisisih paham. Namun mereka selalu menemukan cara untuk kembali saling memeluk satu sama lain. Di antara segala bahagia, sedih, amarah dan luka yang akan menyelimuti perjalanan baru mereka, mampukah mereka bertahan hingga akhir dengan tetap saling menggenggam? Berhasilkah Aldebaran dan Andin melawan para perompak yang akan menghadang kapal besar mereka? Di sisi yang berbeda, bagaimana pula hubungan Baskara dan Ferdinand yang masih tak mencair? Apakah Baskara mampu memberikan maafnya untuk sang papa. Dan bagaimana pula kisah Roy yang telah bertekad penuh untuk melabuhkan cinta terakhirnya kepada Aurora? Nantikan, soon. [1 Maret: Part 1 meluncur]
All Rights Reserved
#29
aldebaran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jangan Berpaling Dariku
  • Shinjitsu No Koi
  • Antara Dua Dunia: Kisah Cinta Kita
  • My Best Mama
  • BUBAR JALAN
  • senyuman Terakhir [ C ]
  • BANDOENG DIKALA MALAM [ON GOING]
  • Bumi

Berkahwin dengan lelaki yang dia cinta merupakan impian dalam hidup Aina. Bahagia... itu yang dia mahu bersama Benjamin. " Sampah apa yang kau bagi pada aku ni?" kasar suara Benjamin menyoal. Aina mengambil dokumen yang dilemparkan Benjamin di atas meja lalu dia membelek sekali lagi. Rasanya tiada kesilapan yang dia lakukan kerana dia telah menyemak berkali-kali sebelum menghantarnya kepada Benjamin. " Erk... ini kan dokumen yang Encik Benjamin suruh saya buat." Aina membalas perlahan. Dan dia rasa ingin menampar mulut sendiri kerana menjawab. " Ini bukan dokumen yang aku suruh kau buat tapi ini sampah! Benda macam ni patut masuk dalam tong sampah, bukan kat atas meja aku!" Benjamin membentak kuat. Namun hidupnya seakan tercampak ke dalam lembah kedukaan bila Benjamin sering menolaknya jauh dari sisi. Bertahan atau mengalah... apa yang harus dia lakukan? Dibenci suami sendiri, sanggupkah Aina bertahan di sisi Benjamin?

More details
WpActionLinkContent Guidelines