Un-Ego
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 20, 2023
Seberapa penting ego dalam kehidupan manusia? Bagaimana jika kita hidup tanpa ego, atau terlalu banyak menekan ego? *** Zoya Klesy Prekasyia. Sejak kecil, tidak ada kemenangan dalam hidupnya, kecuali ialah berasal dari sang mama atau benar-benar pure takdir Tuhan. Mama bilang, hidup itu tidak boleh mengandalkan ego. Itulah mengapa, ia selalu diajarkan sang ibu untuk belajar ikhlas. Namun, ini jelas bukan perjuangan yang mudah untuk wanita single parent tersebut. Perlu waktu bertahun-tahun untuk menerapkan ajaran ini di benak dan refleks Zoya. Melatihnya untuk selalu menekan ego. Katanya, berlaku baik itu sangat perlu. Dan caranya, yaitu dengan selalu mengalah. "Zoya ngalah buat Mama, ya?" "Iya, Ma. Zoya akan selalu ngalah buat Mama." Lantas, bagaimana jadinya kehidupan Zoya dengan tanpa ego itu? Akankah berjalan tanpa masalah dan terasa menyenangkan? *** Start: 20 Februari 2023 Finish:
All Rights Reserved
#495
mentalhealth
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Munajat Cinta Shafiya[END]
  • One Body Three Souls : Transmigration ( HIATUS)
  • Esya {TERBIT}
  • MELLIFLUOUS
  • Dibawah atap yang salah (hiatus)
  • Pelangi Tanpa Warna | Segera Terbit
  • AZZAM (Selesai)
  • ERLANGGA

[Spiritual-Sad-Romance] •• Ditinggalkan ayah kandungnya tanpa sebuah alasan dan menjalani kehidupan baru dengan ayah sambungnya rupanya tak membuat penderitaan dan kesedihan yang dialami Shafiya berhenti. Hal buruk yang merusak mental dan jiwanya baru saja dimulai. Pola asuh toxic dari Ibu dan perlakuan tak adil yang dilakukan Ayah tirinya semakin membuat Shafiya tertekan. Akibatnya dia tumbuh menjadi anak yang kurang bersosialiasasi dan membangkang. Ketika ujung harapan dalam hidupnya seolah buntu dan terbesit jalan pintas untuk menghentikan semuanya dengan sadis, bukti kecintaan Sang Maha kuasa dan kemurahan-Nya menyentuh tepat di lubuk jiwa Shafiya. Seperti apa Shafiya menata kembali hidupnya di bawah arahan Sang Maha Kuasa? Dan bagaimana perjuangannya untuk mempertahankan keistiqomahannya itu tanpa dukungan orang-orang sekitarnya? ||| Ini perjuangan hijrah seorang gadis tanpa menginjak bangku pesantren karena kurangnya biaya serta terikatnya dirinya dalam sebuah tanggung jawab besar. Iman yang naik turun✅ Tanpa dukungan orang tua lengkap✅ Hanya mengandalkan sosial medianya untuk menuntut ilmu✅ Tanpa guru nyata dalam hidupnya✅ Ditekan dan disudutkan oleh lingkungan sekitarnya✅ Belum lagi saat Allah memberikannya ujian dengan dihadirkannya sebuah rasa yang membuatnya bimbang. Perasaan yang Shafiya sendiri tak ketahui pasti jenisnya apa kepada seorang Pendakwah Sosial media yang usianya lebih muda darinya. Apa yang akan dipilih Shafiya? Fokus pada tujuan awalnya atau berbelok arah memperjuangkan cintanya? Start : 29 Juni 2023 Finish : 17 September 2023 Revisi : 23 September 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines