RESET
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 20, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
" aku mencintaimu jayden . dengan ketidakberdayaan ku " - naraya - " aku tahu mungkin ada alam semesta lain diluar sana , dimana kamu membuat pilihan berbeda . Pilihan yang membawa mu ketempat lain , membawa mu dengan orang lain . Dan hatiku hancur untuk setiap versi mu yang tidak berakhir dengan ku " - naraya - " Sengaja aku tulis di bagian akhir agar kamu tahu bahwasanya; sulit mengakui bahwa semua jawaban mu benar . Perihal kita , waktu dan segala tentang mu , dan obrolan kita di danau tenang sore kemarin sebelum kamu mengatakan bahwa kamu akhirnya menenemukan sesuatu untuk di sebut rumah.. kamu bilang kamu menemukan tempat pulang dari pelarian sepanjang hidup mu . " - naraya -
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secangkir Teh
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Bukan Kita D.A.N
  • [1] LUKA SEMESTA [END]
  • PAMIT (END)
  • Aku Kamu Dan Jarak
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Dokter Spesialis Mantan [ON GOING]
  • Drowning

Bismillah semoga cerita ku bisa menghibur kalian ya teman-teman. Dan sebelum baca follow dulu ya biar nggak ketinggalan update terbaru dari aku Pertemuan ku ditaman itu membuat teringat akan apa yang pernah ia perbuat pada ku dan ibu ku menjadi kan goresan luka dihati ku akan kata kata yang mereka ucapkan tapi tetap ada rasa terima kasih ku atas apa yang mereka berikan pada ku saat itu. "Pergi kalian dari rumah ku tidak usah kalian injak kan kaki kalian lagi disini kalian sudah tak dianggap lagi"ujar nya pada ku dan ibuku membuat air mata lolos dari pelupuk mata nya membuat hati ku sakit tapi kenapa rasa nya lidah ini kelu untuk menjawab apa yang dikatakan nya Padahal selama ini aku dan ibu ku selalu ada dipihaknya kenapa itu yang ia katakan pada kami Segitu rendah kah harga diri kami bisa dia lakukan seenak nya Kembali..... "Aku takut jika harus mendengar nama itu dan tempat itu lagi membuat ku punya rasa dendam jika harus mendengar nya lagi bahkan bertemu orang orang seperti itu aku sudah tak sanggup lagi mas"ujar ku menangis dalam pelukan hingga baju nya basah karena berapa banyak air mata yang ku keluar kan. "Menangis lah sebanyak kamu mau dek,mas akan disini bersama mu agar kamu tidak takut lagi "ujar nya masih memeluk ku

More details
WpActionLinkContent Guidelines