Maid For A Week - TsukiYama FF

Maid For A Week - TsukiYama FF

  • WpView
    Reads 192
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 1, 2024
WARNING!! JANGAN BERHARAP UNTUK DI LANJUT NSFW DI CHAP 2 Dentingan peralatan makan perak dengan partikel keramik piring memecah keheningan di ruang makan mewah berdinding creame pagi itu. Seorang pemuda pirang dengan perawakan tinggi mengelap mulutnya dengan anggun. Kemudian menatap rendah dengan seringai menghiasi wajah rupawan milik si pemuda kacamata, atensinya tertuju kepada sosok manis pemuda tan yang berdiri di depannya dengan senyuman palsu. "Payah sekali. Kau sungguh payah dalam menyajikan hanya barang segelas teh, Yamaguchi." Pemuda sekolah menengah atas yang akrab dipanggil Yamaguchi menahan jengkel. Meski wajahnya tetap tersenyum manis seperti biasa, tapi dalam hatinya ia sungguh ingin meninju wajah ganteng 'majikan'nya setengah mati. Ocehan sang majikan membuat kupingnya sakit, tapi dibandingkan hal itu Yamaguchi lebih sibuk dengan seribu satu cara di otaknya untuk segera keluar dari kediaman ini. Jika berlama-lama disini ia akan gila sebelum waktunya! ----------------------------- Haikyuu!! © Haruichi Furudate Tsukishima Kei x Yamaguchi Tadashi Warning! - Bl, BxB, Yaoi, Shonen ai, Homophobic disarankan jangan membaca cerita ini - Rate M - aged up character (cuma setahun sih...) - saya hanya meminjam karakter dari anime Haikyuu - cerita ini hanya fiksi, kesamaan nama orang atau organisasi murni hanya kebetulan
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rainy Night Affair
  • IDOL & MODELS - KUROO TETSURO
  • Four out of Six [DaiSuga] #INDONESIAtranslate
  • AFFAIR
  • Myosotis Garden (TsukiYama) ✔️
  • RINDU | SOOKAI
  • Curious Hinata?

"Kau basah kuyup." suara Sasuke mengalun tenang, tapi ada sesuatu di matanya yang sulit diartikan. "Aku akan mengambilkan handuk." Saat Sasuke kembali, Hinata sudah melepaskan jubahnya, menyisakan pakaian dalam yang basah dan menempel di kulitnya. Ia tak menyadari bagaimana mata Sasuke berkilat tajam saat melihatnya seperti itu. "Terima kasih." Hinata berbisik lirih, menerima handuk dengan tangan gemetar. Sasuke diam beberapa detik sebelum akhirnya mendekat. "Kau kedinginan." Jarak di antara mereka mengecil, hawa panas dari tubuh Sasuke terasa begitu kontras dengan dinginnya hujan yang beberapa saat lalu membasahi Hinata. Tangan besar itu menyentuh pipi pualam wanita di hadapannya, menghapus tetesan air yang jatuh di sana. Hinata menahan napas. Sasuke menghirup aroma lavender yang samar tercium, mengabaikan jantungnya yang berdegup cepat. Dia berbisik lirih dengan suara parau. "Aku bisa menghangatkanmu." Dan Hinata tidak menolaknya. -:- [SasuHina Fanfiction] MichioKei

More details
WpActionLinkContent Guidelines