Library

Library

  • WpView
    Membaca 559
  • WpVote
    Vote 118
  • WpPart
    Bab 34
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Mar 29, 2025
"Tuhan, ini bukan jodohku kan? Matanya indah sekali ya Tuhan... Tunggu-tunggu, ini jantung bisa diajak kompromi gak sih!" Batin Dira dengan gobloknya terdiam di balik rak. Dira merasa gugup setelah mata mereka berdua bertemu. Ia mengambil asal salah satu novel untuk dibaca tapi, tapi kok susah diambil. Ternyata eh ternyata telah dipegang cowok berhoodie hitam tadi. Dira tau saat melepaskan buku yang dia ambil asal dan tampak wajah cowok tersebut mengambil novel itu. Sekali lagi, mata Dira dan mata cowok itu bertemu. "Oh Tuhan... Apakah ini cinta pertamaku?"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#178
perpustakaan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Breadcrumbing [END]
  • DiRa
  • Melihat Cinta dalam Gelap
  • School of Broken Minds
  • KISAH CINTA SEORANG FOTOGRAFER DAN MODEL
  • Kelabu Asa
  • [✓] Second Time
  • Kita Di Antara Waktu
  • Senorita in Trouble

Segalanya berjalan mulus saat Roy ternyata memilih pindah ke luar kota setelah lulus SMA. Menjauhnya laki-laki itu membawa angin segar bagi Tara. Usahanya untuk berhenti menyukai Roy menjadi lebih gampang. Namun, ketika bertemu kembali dengan Roy, kenapa usaha move on yang Tara kira berhasil itu kini terasa sia-sia? Sorot mata Roy yang tajam tapi menenangkan membuat Tara goyah lagi. "Kalau sama Tari sih gue kenal. Dia ini teman SMA gue." Roy tertawa senang. "Apa kabar, Ri? Lama banget kita nggak ketemu." Senyuman Tara langsung lenyap. Ia menyesal karena beberapa detik yang lalu hatinya nyaris jatuh di tempat yang sama untuk kedua kalinya. Mestinya Tara harus punya pertahanan diri yang kukuh supaya saat Roy salah mengenali siapa dirinya, ia tidak perlu merasakan perih di dada. Tara seharusnya juga selalu memancangkan kuat-kuat kenyataan pahit di otaknya: Arroyan hanya tertarik pada Tari-saudara kembarnya-dari dulu dan mungkin sampai sekarang. Tapi tiba-tiba Roy mulai memberi Tara perhatian. Namun, seiring dekatnya hubungan mereka, kepastian yang Tara harapkan dari Roy tidak kunjung datang. Persis seperti remahan roti yang berceceran di tempat yang tidak jelas, hubungan mereka juga tidak pasti akan dibawa ke mana. Tara bingung antara terus menunggu atau melepaskan Roy. Start: 19 Desember 2020 Finish: 15 Januari 2021 ____________ ✔Silakan follow penulis sebelum baca. ____________ ✔Jangan lupa tinggalkan vote dan komentar jika kamu menyukai cerita ini. ____________ If you are reading this story on any other platform OTHER THAN WATTPAD, you are very likely to be at risk of a MALWARE attack. If you wish to read this story in it's original, safe, form, PLEASE GO TO: https://www.wattpad.com/story/218544018-breadcrumbing Thank you @tikayudya

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan