Library

Library

  • WpView
    Reads 559
  • WpVote
    Votes 118
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 29, 2025
"Tuhan, ini bukan jodohku kan? Matanya indah sekali ya Tuhan... Tunggu-tunggu, ini jantung bisa diajak kompromi gak sih!" Batin Dira dengan gobloknya terdiam di balik rak. Dira merasa gugup setelah mata mereka berdua bertemu. Ia mengambil asal salah satu novel untuk dibaca tapi, tapi kok susah diambil. Ternyata eh ternyata telah dipegang cowok berhoodie hitam tadi. Dira tau saat melepaskan buku yang dia ambil asal dan tampak wajah cowok tersebut mengambil novel itu. Sekali lagi, mata Dira dan mata cowok itu bertemu. "Oh Tuhan... Apakah ini cinta pertamaku?"
All Rights Reserved
#124
perpustakaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • School of Broken Minds
  • Melangkah Tanpa Ragu
  • TIRANI
  • Breadcrumbing [END]
  • Senorita in Trouble
  • Rieril
  • Senandung Azalea (Completed)
  • Not A Simple Love (TELAH TERBIT)
  • Kelabu Asa
  • fvck u, goodluck.

"Di sekolah ini, semua orang rusak. Tapi tak semua orang ingin diperbaiki." Kanaya datang ke School of Broken Minds bukan untuk sembuh, tapi untuk bertahan. Dira-sosok laki-laki misterius yang selalu muncul di sisinya-membantunya melawan kecemasan dan luka masa lalu. Tapi tak ada satu pun orang lain yang bisa melihat Dira... karena Dira tidak nyata, dan hanya guru BS (bimbingan siswa)Kanaya yang tau akan hal itu. Saat Kanaya mulai dekat dengan Naufal, cowok pendiam dengan PTSD yang menyimpan luka dari masa lalu kelam, segalanya mulai berubah. Identitas Kanaya mulai runtuh. Batas antara kenyataan dan delusi mulai kabur. Dan rahasia tentang siapa Dira sebenarnya... perlahan terbongkar. "Kadang, musuh terbesarmu... tinggal di dalam kepalamu." Ini bukan kisah cinta biasa. Ini kisah tentang sakit, kehilangan, alter ego, dan harapan kecil yang masih bertahan di tengah kehancuran jiwa. Selamat datang di School of Broken Minds. Tempat di mana cinta dan luka berjalan berdampingan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines