Jatuh cinta tak segampang kita mengatakannya.
Berani jatuh cinta juga harus berani sakit hati.
Seperti aku yang mencintai seorang Fahrez.
Cowok dengan segala pesonanya yang mampu membuat aku hanya terfokus padanya.
ssttt, gak ada yang tau soal ini.
Bahkan sahabatku pun tak tau.
Kenapa ? Simple, karena aku hanya ingin menyimpan perasaan ini sendiri.
oke, aku tau dia tak menyukaiku, bahkan mungkin dia tak mengenalku.
Tapi gak ada salahnya kan kalau aku berharap bahwa dia juga akan membalas perasaanku dan kita dapat bersatu.
Aku jatuh cinta padanya, jatuh sedalam-dalamnya hingga aku lupa bahwa dia tidak pernah mengungkapkan hal yang serupa.
Aku sangat berharap padanya, tapi hanya kekecewaan yang aku dapatkan akhirnya.
Haruskah aku bertahan dalam hubungan ini ataukah aku harus melepaskan dan mencari yang lebih baik darinya.
Semenjak mengenal dia aku menjadi tau arti sebenarnya dari kata 'bersamamu sakit, tapi tidak dengan kamu lebih sakit.'