Story cover for ARUNIKA by CesarNurlkt
ARUNIKA
  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Feb 21, 2023
Pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting. Tanpa adanya pendidikan akan membuat masyarakat Indonesia tertinggal jauh dan tidak mampu bersaing dengan bangsa lain. Oleh karena itu, pemerintah telah banyak melakukan upaya demi memajukan pendidikan di Indonesia. Beberapa upaya yang dilakukan antara lain dengan menempatkan sarjana pendidikan di berbagai daerah serta diimbangi dengan peningkatan pembelajaran berbasis teknologi dengan tujuan agar pendidikan di Indonesia setara dengan sistem pendidikan di negara lain. 

Namun yang dipertanyakan, apakah kebijakan ini sudah diterapkan sebagaimana mestinya secara merata? Hal ini perlu kiranya dikupas lebih dalam jika melihat rakyat pelosok negeri masih meraung menangisi ketidakadilan negeri sendiri. 

Faktanya saat ini, kondisi pendidikan di pelosok negeri masih memprihatinkan sekali. Jangankan ada seorang pendidik sebagai visualisasi dari kebijakan 'menempatkan sarjana pendidikan di seluruh daerah', gedung persekolahan sebagai wahana transmisi ilmu pun jarang ditemui. Walaupun ada satu atau dua sekalipun lembaga sekolah, itu pun tidak nyaman dan tak layak pakai seperti instansi di dalam negeri. Tak jarang pula mereka memanfaatkan tempat seadanya. Sungguh, kondisi yang memilukan.
All Rights Reserved
Sign up to add ARUNIKA to your library and receive updates
or
#441pendidikan
Content Guidelines
You may also like
ARUNA LANGIT by Intan1305_
17 parts Ongoing
[Another version from Alletthyllar] Aruna Langit Namanya, sebuah Institusi yang tidak hanya mendidik. Tetapi menempa, mengasah, dan membentuk jiwa pemimpin sejati. Namanya dikenal dalam bisik-bisik ambisi para pelajar, dalam sorotan media internasional, dan dalam mimpi orang tua yang ingin melihat anaknya berdiri di puncak dunia. Aruna Langit bukan sekolah biasa. Ia adalah lembaga pendidikan remaja satu-satunya yang menggabungkan Kecerdasan Akademik, Kekuasaan Pendidikan berbasis teknologi dan proyek nyata, Mentalitas Ketahanan yang ditempa dalam simulasi krisis, dan Karakter Sejati yang dibentuk lewat filosofi kepemimpinan dan empati. Setelah mencetak ribuan alumni yang kini menjadi tokoh dunia di berbagai bidang. Dari teknologi, seni, kedokteran, hingga diplomasi, tahun ini Aruna Langit kembali membuka gerbang seleksinya. Namun berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya menerima 200 peserta terbaik, tahun 2025 menjadi titik ekspansi besar pertama. Kini, sebanyak 300 pelajar dari seluruh penjuru dunia berkesempatan menginjakkan kaki di tanah Aruna, bertarung dalam sistem seleksi paling ambisius dan ketat sepanjang sejarah pendidikan remaja. Ada satu hal menarik dan juga mengguncang tentang Aruna Langit. Setiap ujian dan ulangan di Aruna Langit ditampilkan di hadapan media. Ya, dunia bisa melihatnya. Karena di Aruna Langit, siswa bukan hanya dinilai oleh guru. Mereka ditempa dan diuji di panggung dunia, di mana setiap kesalahan adalah pelajaran, dan setiap keberhasilan adalah pesan bagi dunia. - "Jika kamu bisa berpikir di bawah sorotan kamera, kamu akan bertahan di bawah sorotan sejarah." Alletha Dyaelishana, lulusan sebuah akademi swasta prestisius di Amerika. Akan bergabung menjadi bagian dari ribuan peserta yang ingn masuk ke sana. "Langit mereka cukup tinggi. Mari kita lihat... seberapa tinggi gue bisa terbang." Bersama dengan Top 10 jenius milik Aruna Langit, Ikuti perjalanan mereka. .
Sekolah Tanpa Sekolahan by TudeSan
29 parts Complete
Sekolah menghadirkan cara-cara terbaik untuk membuat anak-anak berkembang sesuai dengan bakatnya masing-masing. Ia akan lahir kekuatan besar dalam menjalani hidup yang serba instan dan serba monoton. Meringkus semua genre kehidupan dalam dimensi yang mereka kuasai. Lalu mereka bisa survive dalam jarak yang bisa mereka rengkuh. Disisi lain sekolah bukan tempat loundry yang akan mengubah seluruh potensial mereka, lalu mengubur semua jiwa tak lurus dalam satu wadah "anak-anak sempurna", mungkin sempurna adalah kata yang paling 'menjijikan' bagi mereka yang tak sempurna. Karena sempurna tak patut tersemat pada diri kita manusia. Kita terlalu banyak melihat hal-hal yang serba sempurna, padahal banyak yang sempurna tapi tak sempurna. Sekolah sejati bukan ancaman yang akan meneror segala keterbatasan pada diri anak, Ia bisa menjadi kawan yang menyenangkan. Seperti mendengar cerita. Cerita itu tidak mengancam pikiran, ia bisa kita nikmati dalam bentuk apapun. Dan cerita yang baik adalah cerita yang mampu memikat pikiran. Kita sering menghidangkan segala jenis makanan dalam urutan Tata Boga yang 'menjengkelkan", tapi mungkin terlewat seni menumbuhkan kembangkan anak pada level yang proporsional. Mungkin kita perlu jurus maut untuk menghadapi anak-anak yang bukan zaman kita lagi. Kehangatan komunikasi, cinta yang tulus, dan motivasi yang abadi bisa memutus mata rantai keheningan, kekosongan, dan kebingungan. Yang sempat mereka jejaki dalam masa-masa tertentu. Hingga mengendap berlarat-larat dalam dimensi yang tidak sempat kita sentuh dan dekap. Lalu menjauhkan mereka dari kerapuhan dan segala turunannya. Mari kita rengkuh jiwa mereka dengan tatapan yang meyakinkan, hingga tumpah ruah tak terhingga. Melampaui fungsi algoritma yang membumbung dan rumit. Ini hanya torehan yang mencoba melihat dunia anak dari sebuah sudut yang berimbang dan tidak berat sebelah. Selamat membaca kawan. Salam Tude San.
You may also like
Slide 1 of 9
Langit Langit Damaskus Bersaksi  cover
Dharma Sang Widya cover
Titipan Sementara  cover
ARUNA LANGIT cover
DEADLY CURSE [Completed] cover
𝐎𝐀𝐒𝐈𝐒 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐈𝐊𝐈𝐒?  cover
Sekolah Tanpa Sekolahan cover
LION or NASKARA Sang Pengendali Cerita cover
Queen of High School cover

Langit Langit Damaskus Bersaksi

14 parts Ongoing

"Ketika peluru tak lagi bersuara, maka sunyi akan berbicara. Dan langit akan bersaksi-siapa yang tetap bertahan, dan siapa yang memilih menyerah." Damaskus bukan sekadar kota. Ia adalah saksi bisu dari cinta yang berani, pengorbanan yang sunyi, dan harapan yang tak pernah patah meski langit runtuh berkali-kali. Fathir, seorang pendidik idealis, bersama Najwa-sahabat seperjuangannya yang penuh keteguhan-mendirikan Harapan Langit, sebuah sekolah di jantung konflik Suriah. Di antara reruntuhan, tawa anak-anak, dan bayang-bayang pengkhianatan, mereka tak hanya melawan keterbatasan, tapi juga prasangka dan kepentingan tersembunyi. Namun, ketika kebenaran dipelintir dan kepercayaan mulai goyah, satu-satunya hal yang bisa menyelamatkan mereka hanyalah keteguhan pada nilai yang mereka tanam sejak awal: bahwa pendidikan adalah bentuk tertinggi dari perlawanan. Apakah cinta, iman, dan cita-cita cukup kuat untuk menahan badai yang datang dari segala arah? Atau... langit akan bersaksi bahwa mereka pun bisa runtuh? ---