Forgive Me, Mom [END]

Forgive Me, Mom [END]

  • WpView
    Reads 2,240,369
  • WpVote
    Votes 188,829
  • WpPart
    Parts 51
WpMetadataReadComplete Mon, Apr 22, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Ma, bisakah Mama pergi dari rumah ini?" Wanita yang tengah mengepang rambut panjang gadis kecilnya itu tertegun mendengar permintaannya. Apakah ia salah dengar? Bagaimana mungkin gadis kecilnya yang baru berusia enam tahun mengatakan ingin dirinya pergi dari rumah mereka. Itu sangat menyakitkan. "Aku ingin Tante Sarah menjadi mamaku juga. Aku sangat suka dengan Tante Sarah. Dia sangat cantik dan baik pada kami. Tante Sarah juga lebih menyukai rambutku yang terurai daripada dikepang seperti yang sering Mama lakukan. Tante Sarah juga sangat menyukai papa dan papa juga sangat menyukai Tante Sarah daripada, Mama. Benarkan, Ma?" Cover by : rvachici__ ●●●
All Rights Reserved
#3
anakkembar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hug Me (Mom Dad)
  • ANDAI AKU BISA
  • 1 Cinta 2 hati (Tamat)
  • Adik-Kakak yang Terpisahkan [ END ]
  • Become a Great Mom [Completed]
  • Let Her Go (COMPLETE) ✅✅
  • I'm a Failed Wife and Mother
  • Demi Mama

"kenapa papa selalu marahin Sherin? Salah Sherin apa? Kalo Sherin hidup hanya untuk dimaki dan dihina terus sama mama dan papa, untuk apa Sherin dilahirin? Sherin gak pernah minta dilahirin ke dunia ini pa!!" Tegas Sherin dengan berlimang air mata "Salah kamu itu karena udah lahir tanpa keinginan kami, kamu itu gak seharusnya keluar dari rahim perempuan itu!!" Ujar bagas "Terus kenapa gak bunuh Sherin aja waktu mama mengandung Sherin? Kalo gini Sherin ga kuat hidup pa! Sherin gak tau rasa kasih sayang dari orang tua Sherin, rasanya sakit banget di maki terus dan ga dianggap sama mama dan papa!!" Sherin memukul dadanya, melampiaskan kekecewaannya Nenek berusaha menahan emosi Sherin yang kini kian meluap, semua unek-unek sudah Sherin sampaikan. Kini hanya menunggu keputusan papanya, ia harus memutuskan untuk tetap bersama Sherin atau mengusir Sherin dari rumah itu. "Kalo kamu mau mati,, silahkan. Lebih baik jika kamu tidak menampakan diri kamu didepan keluarga saya!!" Tekan Bagas dengan sangat tega Kata itu benar-benar melukai hati Sherin "BAGAS!!" Tegas eyang

More details
WpActionLinkContent Guidelines