Jeritan Hidupku (on Going)

Jeritan Hidupku (on Going)

  • WpView
    LECTURES 147
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Chapitres 7
WpMetadataReadTerminé jeu., oct. 31, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Jibran Fardeen Dameer seorang lelaki dengan arti nama yang mendalam, kekuatan yang besar, dan hati nurani yang tulus. Seorang anak yang mendambakan kasih sayang seorang ayah. "Ayah, kadang aku tersenyum melihat wajah sempurnamu. Kadang aku tertawa bangga karena aku mirip denganmu. Tapi ayah, kenapa bibir yang mirip dengan bibirku itu jarang sekali tersenyum kepadaku?" ucap Ardeen sambil menatap bintang-bintang yang bertaburan di langit. Ini adalah kisah tentang Ardeen, seorang anak yang sangat merindukan sosok ayah dalam hidupnya. Apakah sang ayah akan menerima Ardeen sebagai anaknya? Ataukah takdir Ardeen adalah kematian? Selamat membaca! Jangan lupa untuk vote dan tinggalkan komentar kalian!
Tous Droits Réservés
#9
anaklakilaki
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Satria Dirgantara [Complete]
  • Menggapai Asa (RE-PUBLISH)
  • New World [TRANSMIGRATION]
  • Aseano Samudra [End]
  • SACRIFIER | ONGOING and REVISION
  • NESTAPA [On Going]
  • Angkasa dan Cerita
  • My Son [END] ✔
  • Lara di hati Rain (𝐓𝐄𝐑𝐁𝐈𝐓)
  • AIRA [On Going]

Namanya Satria Dirgantara. Seperti namanya, ia seorang kesatria, tapi ... kesatria tanpa senjata. Membuat dirinya mudah sekali terluka. Dan, jadilah ia remaja enam belas tahun yang berteman akrab dengan luka. Remaja yang memiliki senyum secerah senja dan tatapan sekelam samudra. Jika sudah tersenyum secerah itu maka topengnya nyaris sempurna, menyembunyikan goresan panjang tepat di dada. Tak akan ada yang tahu kalau ia sedang berpura-pura bahagia. Sebab rasa sakitnya, tak akan ia biarkan siapa pun tahu seberapa beratnya. Cukup orang-orang menilai bahwa ia adalah sosok paling bahagia di dunia. Namun, benteng pertahanannya mulai goyah semenjak ibunya telah tiada. Padahal ia hanya punya ibu saja di dunia. Lalu, lelaki itu datang, memberinya ucapan penenang, juga peluk hangat yang entah kenapa membuat dia bisa merasakan hangat pelukan Sang Ayah yang selama ini hanya ia damba dalam bayang-bayang. Lelaki itu memperkenalkan namanya sebagai Fandi sekaligus ayahnya. Kemudian semua berjalan begitu saja. Keluarga Fandi yang awalnya baik-baik saja itu hancur karena kedatangan Dirga. Membuat ibu dari dua anak kembar Fandi yang lain pergi dari rumah, dan Dirga harus menerima tatapan tak suka juga perlakuan kasar dari salah satu abang kembarnya. . "Gue emang enggak pantas jadi adek lo berdua, Bang."--Satria Dirgantara . "Gue bukan abang lo, jadi stop panggil gue 'abang'. Satu lagi, Fian juga bukan abang lo. Dia cuma punya satu adek, yaitu gue." --Refino Aditya . "Kalau disuruh memilih antara kalian berdua, jelas gue enggak bisa milih salah satunya. Karena kalian berdua sama-sama adek gue."--Refian Aditya

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu