Mutiara Puncak Lawu 2

Mutiara Puncak Lawu 2

  • WpView
    Reads 882
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 28, 2023
Mencoba untuk menggelar sebuah cerita klasik tentang romantika kehiduan peradaban jawa pada masa lalu, dibalut cerita bergenre silat dan ilmu kanuragan khas Jawa yang merupakan salah satu aset budaya. Kisah yang menceriterakah kepahlawanan seseorang yang berangkat dari titik nol hingga menjadi orang yang cukup diperhitungkan pada peradaban waktu itu. Mengambil seting waktu pada masa-masa suram Dinasti Kasultanan Pajang sampai pada kejayaan Mataram Islam. Diunggah pengarang aslinya: Oleh, Haris Ph.
All Rights Reserved
#499
cersil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Departement de La Lozere [END]
  • Ken Umang dalam cinta Ken Arok
  • Nertaja (Sang Rani Pajang)
  • " SATRIA "
  • AMERTA DALAM AKSARA
  • Dibaliak Salingkuang Tuai
  • {END}Gadis Berkerudung dari Teras Timur
  • Titisan Dewa Naga
  • GARWA RAHASIA: Bayang-Bayang di Balik Tahta

*Catatan : Jika kalian pernah mendengar potongan kisah mengenai monster gevaudan (La Bete du Gevaudan) yang telah memakan banyak korban di Lozere, Prancis sebelum tahun 1767, maka inilah salah satu cerita di balik segalanya. Bacalah dan tetap berhati-hati! *** Aku, seorang manusia biasa yang harus menjalani takdir sebagai penerus indigo sekaligus pewaris kekuatan dari para leluhur. Hidupku akan berubah ketika aku tak mengetahui segalanya dan akan tetap berubah ketika aku mengetahui segalanya. Kegelapan adalah salah satu cahaya petunjuk dan kebaikan adalah salah satu pemusnah diri. Pahami diri dan temukan kekuatan dari dalam hatimu sendiri. Pecahkan teka-teki yang alam tunjukkan. Kau juga harus tetap menjaga sumpah indigo. Temukan penyebab tiap kejadian. Jangan pernah lengah sebab banyak hal tak terduga akan terjadi. Tetap fokus menjadi dirimu sendiri. Jangan hanyut terhadap keadaan karena banyak hal yang akan menjadi tipuan. Berhati-hatilah! Makhluk jelmaan adalah keabadian sekaligus kutukan. ((pesan turun-temurun yang harus dijalankan untuk keberhasilan sebuah tugas yang penuh kerahasiaan))

More details
WpActionLinkContent Guidelines