Gantari Bumantara

Gantari Bumantara

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 15, 2023
Tentang gadis remaja yang berjuang menyembuhkan luka. Saat pertama menatap netra hitamnya yang seketika menarik jiwa. Gantari menyadari ada sengatan rasa untuk Bumantara, kakak kelas Gantari di sekolahnya. Selang hari berlalu, Gantari masih biasa saja untuk tidak menyingkap tabir kagum. Apalagi kala itu antara Gantari dan Bumantara berotasi dalam satu garis edar. Bumantara dan seulas senyumnya saat Gantari berhasil merebut kejuaraan lomba pidato. Ternyata, sesuatu yang terpendam lebih baik dikubur saja. Gantari menyesali kebodohannya sendiri, saling salah menyalahkan takdir. Seharusnya tidak begini jadinya. hingga hidup Gantari berubah dalam sekejab, ketika Gantari dengan lantang menyatakan hal terpendam itu. --- "Kak Bumantara, sebenarnya dari dulu saya suka sama kakak," lantangnya sembari tergopoh-gopoh mengikuti langkah kaki Bumantara yang lebar. "Terus?" "Emm, saya ingin mengungkapkan saja kak." "Terus, kalau kamu suka sama saya, saya harus apa?" --- Benar, Bumantara tidak berhak bertanggung jawab atas perasaannya sendiri. Semenjak saat itu, kondisi Gantari makin terpukul. Gantari hidup tapi tidak terasa hidup. Apalagi saat dokter menambahkan satu beban yang harus ia pikul. "Gantari mengidap psikosomatis." --- Bagaimana ia bisa menyembuhkan luka, sementara tiap hari harus dihadapkan oleh sang pemberi luka? Gantari-Bumantara, sinar angkasa. Namun secarik sinar itu tak bisa menembus batas akhir bentangan angkasa. Langit tetaplah langit, seekor semut tak boleh egois untuk menggenggamnya. Inilah Gantari Neswariah. Kisahnya akan sedikit mencongkel relung atma.
All Rights Reserved
#30
siswi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Di Antara Tawa dan Tragedi (REVISI!)
  • AILAH(END)✅
  • DAKSA [END]
  • DIA PERGI?!
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Mentari Tak Harus Bersinar (Dokter-Dokter)MASIH LENGKAP
  • ELGITA  (TERBIT)
  • COME; SIENNARA [END]

Di balik semarak kehidupan remaja masa kini-dengan media sosial, deretan target nilai sempurna, dan tawa di antara bangku sekolah-tersimpan cerita yang tak terucap. Dulu, namanya adalah tawa. Gemericik riang yang tak pernah pudar, seolah hidup hanya tentang matahari dan permen kapas. Nasya Zevillia, gadis dengan senyum selebar cakrawala, tak pernah tahu bahwa di sudut takdir, sebuah badai telah menunggu. Badai yang akan merenggut suaranya, mematahkan langkahnya, dan mengukir luka tak berdarah di kedalaman jiwanya. Ia akan belajar bahwa hidup adalah rangkaian kehilangan, bahwa cinta bisa datang dari tempat tak terduga, dan bahwa ingatan-bahkan yang paling menyakitkan sekalipun-adalah kunci untuk menemukan siapa dirinya yang sesungguhnya. Sebelum semua itu terjadi, dia hanyalah seorang gadis yang mengira dunia itu sederhana. Ia belum tahu, bagaimana rasanya menjadi bekas luka tak berdarah. Ini bukan hanya kisah tentang tumbuh dewasa. Ini kisah tentang bertahan-dengan tawa, air mata, dan luka yang belum sembuh. oOo "Dia bilang mataku sayu seperti dihantui, aku bilang aku tidak tidur, karena mimpi-mimpi ku hancur."

More details
WpActionLinkContent Guidelines