Story cover for KALA  by findmeon7
KALA
  • WpView
    LECTURES 106
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Chapitres 14
  • WpView
    LECTURES 106
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Chapitres 14
Terminé, Publié initialement févr. 22, 2023
Contenu pour adultes
Kala menegang di tempatnya berdiri. Bibirnya berkali-kali terbuka dan tertutup bergantian, tapi tidak mengeluarkan suara apapun.

'Demi apapun. Aku mengenal pria itu.' Ucapnya dalam hati.

Bohong jika ia mengaku tidak mengenal pria itu. Lamunannya buyar oleh panggilan ibunya.

"Sayang? Kau kenapa? Ada yang sakit? Kenapa kau berhenti disitu? Kemarilah."

"A-Ah, ibu. Aku baik-baik saja."

Jawabnya setelah menatap pria berkaca mata itu. Ia berjalan ke arah dua orang berbeda usia itu. Pria itu mengulurkan tangannya terlebih dahulu pada Kala.

"Aku Anderson Sergio Brayton. Kau bisa memanggilku Andy." 

Kala berpikir jika ia berhasil melarikan diri dua tahun lalu. 

Tapi ia salah. 

Ia pikir, setelah dua tahun. Pria itu akan melupakan kejadian malam itu, sama seperti Kala yang sampai saat ini masih berusaha melupakannya. Walau ia tahu ia sendiri merasa kesulitan.

****

"Aku sudah bilang padamu, kalau kau tidak akan pernah bisa menolakku. Mungkin kau bisa, tapi tubuhmu tidak bisa." 

Kala mendengus.

"Kau masih sama. Tidak pernah memakai pengaman," 

"Hanya sebuah cara agar kau tidak bisa kabur dariku."
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter KALA à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Like An Idiot, écrit par meyulia25
49 chapitres En cours d'écriture Contenu pour adultes
cerita dewasa. 18+ Mika Agatha jatuh cinta pada Liam Clement sejak SMA-cinta pertama yang terlalu manis untuk dilepas, dan terlalu pahit untuk diselamatkan. Ia tahu laki-laki itu buruk. Ia tahu Liam tidak pernah serius pada siapa pun. Namun setiap kali Liam menatapnya, seluruh logika Mika runtuh begitu saja. Saat Liam menawarkan sebuah hubungan tanpa definisi, Mika menerimanya tanpa ragu. Ia pikir cinta bisa membuat Liam berubah. Ia pikir kesetiaan bisa membuat Liam bertahan. Ternyata tidak. Liam hadir hanya ketika ia ingin. Menghilang saat Mika membutuhkan. Meninggalkan luka yang tidak pernah ia minta maafkan. Dan tetap saja, hati bodoh Mika memilih bertahan... meski setiap harapan yang ia bangun selalu dirobohkan Liam dengan mudah. Namun di balik tatapan sinis dan senyum miring Liam, ada sesuatu yang tidak pernah Mika pahami-sebuah rahasia gelap yang membuat Liam tidak pernah berani menggenggamnya, tapi juga tidak pernah melepaskannya. Mika terjebak antara cinta yang ia perjuangkan sendirian dan seorang laki-laki yang mungkin tidak bisa mencintai siapa pun. Pertanyaannya hanya satu: Berapa lama lagi Mika sanggup bertahan sebelum hatinya sendiri yang menyerah? *** "Gila" Anton betepuk tangan bangga "perempuan tak tersentuh itu bisa lo dapatin, rahasianya apa bro?" LIAM menatap serius kearah anton lalu melirik kebawah ke arah diantara kakinya dengan senyuman miring. "Brengsek!" Anton berdiri dan meninju bisep Liam seolah memberi semangat dan perasaan bangga kepada temannya. "Bejat emang lo" makinya senang dengan senyum miring menghiasi wajah tampannya. "Setiap malam lo buat dia teler pasti. Setan kaya lo pasti belum puas menghisap madunya makanya belum dibuang tu perempuan" lanjut Anton lagi, ekspresinya menunjukkan betapa bangganya dia memiliki teman brengsek seperti Liam. "Heumm Itu rahasia. Kalian cukup menebak nebak saja" jawab Liam santai sembari memainkan rokoknya yang hampir habis. "Kalau sudah bosan lo bisa oper ke gue bro" #Juni 2023
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 5
Casual Confusion cover
BROTHER [21+] cover
My Sugar Daddy(END) cover
Like An Idiot cover
Secrets and Agreements  cover

Casual Confusion

12 chapitres En cours d'écriture

Leka dan Karin tidak pernah benar-benar merencanakan semua ini. Mereka hanya dua orang yang selalu menemukan diri bersama di kafe... atau di apartemen Leka, saat kota mulai sunyi. Dua orang yang berbagi cerita, bertukar keluh kesah tanpa takut dihakimi. Mereka hanya dua orang yang nyaman dengan sentuhan, tanpa perlu memberi makna lebih pada kehangatan yang mereka temukan dalam kebersamaan. Leka, yang supel dan penuh empati, masih menyusun ulang kepingan hatinya setelah dikhianati. Karin, yang logis dan terstruktur, baru saja membebaskan dirinya dari hubungan yang mengikat seperti jerat. Saat kesepian atau kelelahan datang, mereka tahu ke mana harus pergi-ke satu sama lain. Tanpa komitmen, tanpa ekspektasi. Hanya percakapan larut malam, sentuhan yang tak disengaja (atau mungkin disengaja), dan kenyamanan dalam kebingungan. Tapi, seberapa lama sesuatu yang terasa kasual bisa hanya tetap "kasual"?