Fair is Rotten

Fair is Rotten

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Thu, Feb 23, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
"ENYAHLAH!! KAU TIKUS COMBERAN ." "Kedamaian? Katanya kedamaian untuk semuanya? Apakah ini adil?" Benak anak itu. Kedua tangannya memegangi kepalanya untuk menghindari tabrakan keras. "Apakah seorang bisa merusak masa depan dan membawa bencana hanya dengan hidup dan berdiri?" Benak anak itu lagi. Kelahirannya tidak diinginkan, orang menangis karena kelahirannya, dan bahagia dengan kematiannya.. Ada yang lahirnya ditunggu semua orang, disukai semua orang. Apakah itu adil? Pikir Freya. Seorang gadis berumur 15 tahun yang tidak tahu siapa ibu kandungnya. Freya sangat setuju dengan perkataan Macbeth, "Busuk itu adil, adil itu busuk".
All Rights Reserved
#197
romens
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • To Heal
  • TRAUMA
  • REINA
  • Shena dan Luka
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Juan [REVISI]
  • Naura & Lukanya
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )
  • Raymentara
To Heal

Luka yang tak terlihat seringkali lebih menyakitkan daripada yang tampak. Alira hidup dengan dendam dan kebencian yang tak pernah padam, terutama kepada ayahnya-orang yang telah merenggut ibunya. Diasuh oleh keluarga yang memperlakukannya berbeda, ia tumbuh menjadi gadis yang dingin, keras, dan tak ingin bergantung pada siapa pun. Namun, segalanya berubah ketika Aidan kembali ke hidupnya. Sahabat kecilnya yang dulu ia anggap telah menghilang kini berdiri di hadapannya, membawa cahaya yang nyaris padam dalam dirinya. Aidan tak hanya ingin kembali berteman-ia ingin mengubah Alira, membuatnya percaya bahwa luka bisa sembuh dan masa lalu tak harus selalu menjadi beban. Tapi, bisakah seseorang benar-benar pulih dari luka yang sudah terlalu dalam? Ataukah Alira akan tetap terjebak dalam bayang-bayang masa lalunya? Di tengah konflik keluarga, geng sekolah yang menambah kekacauan, serta perasaan yang mulai berubah, Alira harus menemukan jawabannya sendiri. Karena terkadang, perjalanan untuk pulih justru lebih menyakitkan daripada lukanya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines