KHALWAT
  • WpView
    Odsłon 96
  • WpVote
    Głosy 14
  • WpPart
    Części 3
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja niedz., lut 26, 2023
Dunia dilahirkan oleh cinta, dari cinta, dengan cinta, untuk cinta. Semesta adalah samudra cinta tanpa batas. Setiap embus napas yang keluar dari beragam hidung manusia adalah napas cinta. Setiap gerak sehelai rambut adalah gerak cinta. Setiap lambaian daun meski hanya sepersekian mili adalah lambaian cinta. Setiap gerakan dari bagian tubuh manusia melahirkan desis dan gelombang cinta. Kibasan tangan petani kala mengusap kening yang dikangkangi keringat kala mencangkul lahan tandus yang sangat jarang merasakan pupuk karena tak terjangkau, dan sebentar lagi akan dibangun pabrik atau jalan tol itu adalah usapan dan kibasan cinta untuk cinta. Namun, apa sejatinya cinta? Apakah cinta itu semacam tahi kucing yang menjadi bunga pasir? Ataukah cinta itu semacam alat perniagaan untuk mendapatkan keuntungan dan kepuasan? Ataukah cinta itu hanyalah kepalsuan yang ditawarkan dengan wajah intan yang berseri-seri dan memikat hati? Atau apakah sebaiknya kita tak usah lagi berbicara tentang cinta, sebab cinta tak akan ada habisnya untuk dibicarakan, dan ketimbang kita menambah najis dan sampah pada cinta itu sendiri.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#13
sufisme
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Narasi patah hati
  • BY MY SIDE
  • Kitab Romancuk
  • Meneroka Jiwa 2
  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)
  • Serangga Asparagus
  • MY HOPE IS YOU (END)
  • WISHES.
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • DALAM DETAK (SELESAI)

Pernikahan yang ada di depan mata hancur berantakan dalam semalam. Mimpi, cinta, usaha dan segala hal yang selama ini ia tapaki seolah runtuh bersama dengan pengkhianatan yang ia terima. Mahika tak pernah menyangka hidupnya yang adem ayem akan mencapai titik klimaks rasa kecewa di usia dua puluh dua. Sikap optimis yang mendarah daging dalam dirinya tak lagi bersisa selepas malam itu. Tak lagi ada setitikpun cahaya yang bisa ia lihat ketika bangun di pagi hari. Cintanya selama dua tahun kandas di saat mereka harusnya tengah berbahagia. Bagaimana bisa dunia sekejam itu padanya? Narasi-narasi patah hati berkumandang nyaring sekali, menyambut kegagalan akbarnya yang mematahkan hati ; sepatah-patahnya. Mahika hancur, lebur dalam keping-keping rasa sakit yang tiada henti menikam, meluluh-lantahkan sedikit harga diri yang ia genggam. Luka itu terlalu dalam hingga ia meragu ... bertanya-tanya diantara isak tangis yang ia untai di depan Tuhan yang maha kuasa. Pasca rasa sakit ini, apakah ia akan bisa kembali jadi Mahika seperti sebelumnya? Apakah akan ada masa dimana ia percaya lagi pada cinta? Dan apakah ada di luar sana, setidaknya satu saja ... satu saja manusia yang bisa ia genggam tangannya tanpa menyakiti ataupun mengkhianati? (PERHATIAN ‼️ BEBERAPA PART DALAM CERITA INI SUDAH DI HAPUS OLEH PENULIS DAN BISA DI BACA DI KARYAKARSA. TERIMAKASIH.)

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści