Hummed On Silent

Hummed On Silent

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 18, 2025
WpInfo
Fiction
Fantasy
'Walaupun pada kehidupan sebelumnya kamu tidak bahagia, saya berharap kehidupan saat ini kamu bahagia' Laki-laki itu memandang dan mengelus kepala Gadis itu dengan lembut. "Guru kamu terlihat tampan, berapa umurmu? " Gadis itu tersenyum polos sambil memandang laki-laki tersebut dengan tatapan ingin tahu. "Umurku 400 tahun, kenapa kamu bertanya umur guru? " Laki-laki itu meletakkan jarinya ke cangkir teh. "Hisss, guru apakah kamu termasuk perawan tua? " 'PFFFTTTT' Laki-laki itu menyemburkan teh yang sedang ia minum karena terkejut dengan perkataan gadis tersebut. Melihat reaksi gurunya, gadis itu langsung tahu jawabannya. "Ternyata benar guru perawan tua"
All Rights Reserved
#592
xuanhuan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [Terjemah] SAVE ME, KEEP ME | MarkChan GS ✔️
  • Mengejutkan! Idola Kampus yang Miskin Itu Ternyata Ayah dari Anakku ✓
  • Omega's Hidden Power | SQHY
  • Absolutely Spoiled [End]
  • LUNAR VEIL: The Hidden Path

🔞 "Kau tidak membodohiku, kan, Mark?" Haechan bertanya sambil meletakkan kepalanya di dada Mark. Pikiran Mark menyuruh untuk mendorong perempuan itu menjauh, tetapi tubuhnya melakukan hal sebaliknya karena tangannya kini justru mendarat pada rambut Haechan. "Mengapa menurutmu begitu?" Dia mengangkat bahu. "Kau tidak terlihat jahat. Kadang-kadang kupikir kau hanya mahasiswa biasa, dan ini hanya sebuah permainan dare. Aku hanya ingin memastikan, apakah kau akan menepati janjimu? Aku sebenarnya mempertaruhkan nyawaku dengan memata-matai dia, dan aku tahu bahwa dia adalah orang yang berbahaya. Aku hanya ingin memastikan aku akan mendapatkan hasil sesuai kesepakatan." Mark tidak perlu memandang untuk mengetahui kekhawatiran Haechan. Bagaimanapun, kekhawatiran seperti itu memang pantas ada. Keduanya hidup di dunia di mana kepercayaan sulit dihasilkan dan didapatkan. Haechan punya hak untuk ragu. "Aku bukan orang yang seperti itu," jawabnya. "Aku berniat menepati janjiku. Ketika semua ini selesai, aku akan membeli kebebasanmu, lalu kau bisa meninggalkan tempat ini dan melakukan apa pun yang kau inginkan." Original story: Rainy_Summer Alih bahasa: yourdayssi

More details
WpActionLinkContent Guidelines