CALANTHA [On Going]

CALANTHA [On Going]

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 26, 2023
niat hati ingin pergi keluar kota untuk menenangkan pikiran, tetapi calantha malah mencari masalah dengan seorang lelaki dingin yang cukup terkenal di negara ini, dia keenan. lelaki dengan rahang tegas, tatapan tajam dan tidak suka dengan kata "mengalah" harus bertemu dengan gadis keras kepala dan jarang sekali tersenyum 🎥🎥 "minggir lo" "KAMAR INI GUE DULUAN YANG DAPET, JADI GUE YANG BERHAK ATAS KAMAR INI" "gue sama lo duluan gue yang kesini bangsat" "TAPI TETEP AJA INI KAMAR GUE, TITIK GAPAKE KOMA!!" 🎥🎥 bermula dari kejadian didalam kapal hingga mereka berdua merasakan "nyaman" yang tidak pernah mereka rasakan dari dulu. LETS BACA ....🎀🎀
All Rights Reserved
#78
batu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • He's My Best Friend [END]
  • P R A G M A ✓ (TERBIT & LENGKAP)
  • GOOD GIRL AND BAD GIRL
  • 𝗛𝗔𝗟𝗟𝗢, 𝗔𝗚𝗔𝗦𝗧𝗛𝗔!
  • CALVANDER [SUDAH TERBIT]✅
  • Alletarez
  • DAMARA (Hiatus)
  • ANTARES
  • HEI, MY BADBOY!!
  • My possessive leader gengster

Sudah [Tamat] ⚠️HARAM PLAGIAT" Aku nggak pergi. Aku hanya ada di hati kamu untuk sekarang,besok,dan selamanya," "I love you, Aretha Nararsya. You are the only one and forever." Aretha teringat kembali memorinya dengan Kara dan masih mengingat dengan jelas tatap teduh dari cowok itu. dia tersenyum hangat. Kemudian berkata "I love you Saskara Arkana. You are in my heart for now and forever." Aretha menatap makam itu dengan senyum hangat, lalu dia berdiri kaget melih Alva dengan tatap kosong sambil menarik tangannya memasangkan sesuatu di tangannya. "Dari Kara. Jangan untuk selamanya sampai mendapatkan cinta yang sejati. Simpan baik baik jika telah menemukan cinta itu." "Ayo sekarang kita ke bandara," ajak Alva mengulurkan tangannya pada Aretha. Aretha menerima tangan Alva tanpa sadar air mata itu lolos dari pertahanan kelopak mata Aretha. Semeliar angin menerpa wajah seorang menangis tertahan, dia masuk kedalam mobil matanya masih tertuju pada gundukan tanah itu walaupun mobilnya sudah berjalan jauh. "Aku tunggu kamu kembali dengan versi yang berbeda." _Saskara Arkana Krismantara_

More details
WpActionLinkContent Guidelines