when sunset tell me everything

when sunset tell me everything

  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 20, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Semua orang tahu Iris menyukai senja. Tapi tidak semua orang tahu, bahwa senja mengajarkan banyak arti kepadanya. Arti bahwa sesuatu yang indah tidak selamanya bisa ia genggam, kadang beberapa hal memang pantas untuk dinikmati keberadaannya, tidak untuk memilikinya. Lantas apakah pertemuannya dengan Khai memang jalan takdir semesta? ataukah hanya cara semesta mempertemukan sekedar untuk berucap selamat tinggal. ©gucigucica
All Rights Reserved
#52
watts
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nadi Akhir Luka
  • Halaman Terakhir Untuk Gara [END]
  • For Sunrise [COMPLETED]
  • Bagaskara (Tamat)
  • Seperti Senja [COMPLETED]
  • Senja Kaylara [ END ]
  • Senja
  • KEPERGIAN SENJA

"Perihal rindu yang tidak berakhir dengan pertemuan dan kepulangan. Cukup dengan sebatas rasa yang dipandu agar tidak menyalahi aturan." -Ini antara KITA, RASA, dan Aturan-Nya.- *** "The sunset is beautiful isn't it?" gumam Senja pelan. "Hu'um. Sunset memang indah, tapi Bukan dengan perpisahan. Aku terima keputusan kamu untuk kita menikmati kata the sunset is beautiful isn't it sampai kita bisa merangkai kata selanjutnya," sahut Askara mengangguk setuju. "Kata selanjutnya? Maksudnya?" tanya Senja bingung. "Iya, sampai kata the sunset is beautiful isn't it berubah jadi the moon and sunrise is beautiful isn't it," jawab Askara. penuh keyakinan. "Kamu yakin kalau bakal tercipta itu di antara kita?" "Harus yakin. Hal pasti aku akan terus berusaha. Mulai sekarang akubakal berusaha kerja keras untuk persiapan finansial, kontrol diri untuk persiapan mental, dan kontrol ibadah untuk persiapan agama supaya aku bisa ngerayu Allah untuk ini. Sampai ketemu di titik terbaik menurut takdir Aruna Senja Darmawangsa. Semoga kita bertemu lagi dengan versi terbaik masing-masing, supaya kita saling merasa beruntung nantinya. Ana uhibbuki fillah," jelas Askara menghembuskan napas kasar. "Selamat berkelana, Tuan. Semoga takdirmu dan takdirku bisa menyatu secara sempurna. Ana uhibbuka fillah wakafa billahi syahida."

More details
WpActionLinkContent Guidelines