Melacur di Ruang Tuhan

Melacur di Ruang Tuhan

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 24, 2023
Aku Tantri. Tantri Rahmawati, mahasiswi semester 2 di Universitas swasta yg cukup ternama di Kota ku, Tangerang. Aku bukan orang ambisius, periang, apalagi cerdas, aku jauh dari kata itu, tapi, bukan berarti aku juga jauh dari Tuhan. Aku tetap menaati sebagai muslimah dengan berhijab dan sholat meski masih bolong-bolong. Usiaku baru menginjak 19 tahun, usia dimana orang-orang lain sudah memulai berkarir, melanjutkan studi di Negara lain, memulai usaha, bahkan menikah dan menjadi istri orang hebat. Sedangkan aku, baru mulai bekerja, aku mengajar di sebuah sekolah TK yang cukup jauh dari rumahku, dengan gaji yang jauh dari rata-rata, selain karna fakultas ku keguruan dan aku menyukai dunia anak-anak, aku mungkin tidak akan mengambil lowongan pekerjaan menjadi guru ini, karena memang tidak mudah. disinilah, ceritaku dimulai, cerita yang hanya sedikit indah, namun banyak kelam, suram, kejam, sadis, bahkan hingga yang terburuk.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentangmu, Kak Crush!
  • My Sweet Lecturer [Tamat]
  • Mengejar Cinta Halalmu
  • Dosen Killer | END✔
  • cewek hits dan cowok cupu.
  • Dosenku Suamiku (TAMAT)                            [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • Istri Atau Sarjana [Tamat]
  • TAKDIR RAHASIA
  • Mr. D [ Kisah Nyata KKN ]
  • Air Mata Cinta Di Teras Surga ( SELESAI )

[Semua yang ada di dalam cerita ini hanyalah fiktif dan karangan penulis. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan sebagainya, itu murni kebetulan semata. Terima kasih dan selamat membaca.] Empat tahun. Delapan semester. Selama itu juga foto Adrian Noval Ubaid-sang Pangeran Kampus-jadi satu-satunya wallpaper di ponselku. Dia? Bak dewa di antara manusia yang mustahil untuk digapai. Ceilah. Aku? Apalah aku, spesies remahan rengginang yang cuma berani mengaguminya dari alam gaib. Aku pikir, kisah cinta dalam diam ini bakal berakhir basi begitu kami sama-sama lulus. Ternyata, takdir punya selera humor yang aneh. Takdir yang justru menyeret aku ke dalam drama paling absurd: antara saingan yang speknya bidadari, dosen yang perhatiannya bikin merinding disko, dan sebuah pertemuan kembali yang nggak pernah ada di dalam skenario mimpi terliarku sekalipun. Satu pertanyaan yang menghantui dan membayangiku adalah- di tengah-tengah semua kekacauan dan drama ajaib yang aku alami, apakah cinta pertama yang ku perjuangkan mati-matian ini adalah takdir termanis milikku, atau justru lelucon paling sadis dari alam semesta?

More details
WpActionLinkContent Guidelines