Bukan Ustadz

Bukan Ustadz

  • WpView
    reads 11
  • WpVote
    Stemmen 0
  • WpPart
    Delen 1
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd zat, mrt. 18, 2023
Rumah sakit adalah tempat yang biasanya memberikan kesan menakutkan. Ditengah kebingungan seorang anak laki-laki yang tengah menunggu kabar sang ibu di kursi tunggu rumah sakit dengan beribu pikiran menusuk kepalanya bagaikan tertancap ribuan paku. Seorang gadis kecil datang menghampirinya, tangannya memegang infus stand. "Kamu kenapa?" tanyanya dengan polos. "Jangan sedih karena ada aku disini." lanjutnya membuat anak laki-laki itu sedikit termangu. Anak perempuan kecil itu tampak seperti malaikat baginya, ia pun duduk di sampingnya. Bagaimana bisa mereka menjadi dekat hanya dalam waktu singkat? Warning : SEMUA ASPEK DARI KARYA INI ADALAH FIKSI. JIKA ADA KESAMAAN TOKOH, TEMPAT, DAN ORGANISASI ITU HANYA KEBETULAN SEMATA. [Cerita ini belum direvisi] #Fantasi
Alle rechten voorbehouden
#210
doctor
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • End & Wait  (Revisi)
  • RIAREZ : dendam dalam cinta (END)
  • Rasa Dalam Sujudku
  • The Heartbeat [ Completed ]
  • Cinta di Balik Stetoskop
  • The Kwons: Life, Love, And Ghosts
  • Pacaran Sama... Dokter Cuek! (Selesai)
  • Riana... I Love You (Completed✔)
  • The Doctor and the Mafia

꧁End & Wait꧂ 𝐒𝐞𝐛𝐮𝐚𝐡 𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐛𝐞𝐫𝐡𝐚𝐫𝐚𝐩 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧𝐝𝐮𝐧𝐠 𝐦𝐚𝐤𝐧𝐚. Mencintai terkadang bisa menjadi suatu anugrah dan ujian, namun mana jika mencintai ada dalam dua dua nya anugrah sekaligus ujian yang Tuhan berikan. "Ala Terima kak" Ucap gadis itu sambil menundukkan kepala nya, gadis bernama ᴀʟᴀɴᴀ gadis cantik yang di lengkapi bulu mata lentik di kenal sebagai Ketua PMR di sekolah nya Alana sangat mencintai sean sejak pertama kali mereka bertemu kembali dan mungkin tak kan pernah berubah, mereka juga ialah teman semasa kecil tetapi sayang Sean tak menyadari itu. Tak begitu lama tuhan memberikan mereka jalan dengan sebuah perjodohan orang tua mereka, mereka pun menerima karena alana dan sean tak ingin menyakiti dan ngecewain orang tua , sedikit demi sedikit rasa itu mulai tumbuh dari kedua lalu mereka mulai menjalin hubungan pacaran. Tetapi tak selama nya jalan mulus begitu saja, ada seseorang yang tak begitu menyukai hubungan mereka bahkan mungkin itu ujian untuk alana dan Sean "INGET! Jangan sesekali lo deketin Sean lagi karena Sean hanya milik gue. " Ucap gadis itu dengan nada tinggi sambil mendorong bahu alana, alana terjatuh kepala nya terbentur diding sehinga luka ia pun meringis kesakitan di tambah pakaian nya yang juga basah. Banyak nya ujian bagi alana tuk mencintai seorang Sean dari mulai orang yang juga menyukai Sean dan yang lain nya , alana hanya bisa pasrah atas apa yang Tuhan berikan kepada nya. "Apa yang terjadi pada putri saya dok" Tanya ayah alana pada dokter itu dengan suara sendu " Putri bapa mengalami Limfoma "ucap dokter " Limfoma apa itu Dok? "Tanya ayah alana pada dokter itu " Sebuah penyakit kangker Darah yang menyerang lefosit" Jelas sang dokter ayah , dan ibu alana hanya bisa terdiam berusaha mencerna apa yang dokter itu bicarakan, menerima kenyataan bahwa Putri nya tak baik baik saja

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen