We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Aeonian

Aeonian

  • WpView
    Reads 1,037
  • WpVote
    Votes 655
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 23, 2023
WpInfo
Fanfic
Enhypen
Aca, perempuan yang tidak pernah kehabisan cerita untuk dibagikan kepada dunia. Ia bertemu dengan laki-laki yang tidak pernah menjadikan sibuk sebagai alasan untuk tidak berbincang dengannya. Pertemuannya dengan Tenggara tidak merubah sifat aslinya. Laki-laki yang penuh dengan teka-teki itu membawa Aca masuk ke dunia baru. Dunia yang dipenuhi dengan kebahagiaan tanpa adanya kesedihan. Terlalu dalam, hingga susah untuk keluar bahkan dilupakan. "Ca, kamu tahu kenapa aku tempelin stiker kupu-kupu di halaman pertama?" "Engga, emangnya kenapa?" tanyaku penasaran. "Aku berharap kamu akan selalu terbang dengan impian-impian barumu, tanpa merasakan takut akan kegagalan. Aku yakin, Ca. Aku percaya kalau kamu dilahirkan untuk sebuah alasan yang bahkan orang lain bilang itu tidak mungkin." Bagaimana kisah perjalanan Aca dan dunianya? Penasaran? Langsung baca Aeonian yuk. Jangan lupa tinggalkan pesan dan kesan, terimakasih. #start 25 Februari 2023
All Rights Reserved
#524
aca
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Renandra Retha
  • AFTER RAIN [48] | {Completed} (DelShel, ZeeSha, Greshan & CH2)
  • The Fall of Ladykiller
  • Love In A Coffee Shop [Bisa Baca Di Karyakarsa]
  • ALASKAR [ SUDAH TERBIT ]
  • Love Sick
  • Langit Artharendra
  • Cinta Selamanya [E N D]
  • Rasa Tanpa Suara

Retha, mahasiswi ceroboh, dan Renandra, petugas bandara yang jutek penuh sarkasme, bertemu lewat serangkaian insiden konyol-kopi tumpah, dompet hilang, dan adu mulut yang seolah tak pernah selesai. Setiap pertemuan dipenuhi tatapan tajam dan ucapan sarkastik, seakan semesta senang mempertemukan mereka hanya untuk saling menyebalkan. Namun, semakin sering mereka bertemu, sesuatu mulai berubah. Kebencian perlahan berubah menjadi rasa penasaran, lalu tanpa sadar... menjadi sesuatu yang lebih dalam. Tapi ada satu hal yang tak bisa mereka abaikan-perbedaan yang tak mungkin dihapus begitu saja. Seperti laut yang selalu berbisik pada karang, ada perasaan yang terus bergema di hati mereka. Tapi apakah takdir mempertemukan mereka hanya untuk akhirnya saling melepaskan? --- 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines