Purnama Biru : Antologi Cerpen

Purnama Biru : Antologi Cerpen

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 28, 2026
WpInfo
Non-Fiction
Buku ini berisi kumpulan cerpen latihan pribadi sebagai penulis pemula. 1. Namanya Arin 2. Surat Cinta Tanpa Nama 3. Purnama Biru 4. Agenda Rahasia Pangeran 5. Kisah Pembawa Bendera Kemenangan 6. Maya 7. Pasangan Palsu 8. Pelabuhan Terakhir 9. Ia Bernama Pero
(CC) Attribution-ShareAlike
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [COMPLETED] Only Married Jiāngjūn
  • Antagonist Novel
  • The Duke's Adopted Daughter (SEGERA TERBIT)
  • Puing-puing Takhta [Transmigrasi]
  • When an Antagonist becomes Heroine
  • Mother Of The Villain [END]
  • Anteyra Khan
  • Mahkota berlumuran darah
  • The Vermilion Primrose - END
  • I'm the Antagonist's

Meng Xiang Jia, putri dari kerajaan Cu harus kehilangan negara dan keluarganya karna tuduhan dari Kaisar bahwa keluarganya melakukan pengkhianatan, dibunuh oleh Jendral besar nan gagah Kekaisaran Xiang, Ding Jian Rui. Ketika yang tersisa dari kerajaan Cu hanyalah dirinya seorang, di depan sang Jendral, Ding Jian Rui dia berdiri dengan tanpa rasa takut melotot kearah sang jendral. "Ding Jian Rui! Kau bajingan, berani sekali kau membunuh keluarga kerajaan Cu kami!!!", Pria itu memberinya seringaian, "Oh? Benarkah? Apa ada peraturan yang mengatakan bahwa pengkhianat tidak boleh dibunuh? Putri Cu, Meng Xiang Jia, hadapilah kematian-mu dan temui keluarga-mu..", "Dengarkan dekrit dari Kaisar!!!", Seorang pria tergesa-gesa berlari masuk. Ding Jian Rui berlutut menerima titah, Meng Xiang Jia engan. Tapi dipaksa berlutut oleh pria itu, Jendral Ding. "Kerajaan Cu tidak terbukti melakukan kejahatan ataupun pengkhianatan, mengakibatkan kerugian yang begitu besar bagi kerajaan Cu. Meminta Jendral Besar Ding membawa anggota kerajaan yang tersisa ke istana untuk menemui Kaisar..", Keduanya pergi, bersujud di depan Kaisar Xiang, Yu Po Shan. Pria 30 tahun itu sekilas tersenyum menyeringai, "Telah membuat putri Cu kehilangan begitu banyak keluarga dan saudara, Jendral Ding telah melakukan kesalahan besar, bagaimana jika begini saja. Kaisar ini akan menganugerahi kalian sebuah ikatan, suami dan istri..", "Apa?!!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines