TRAUMA

TRAUMA

  • WpView
    Reads 7,225
  • WpVote
    Votes 302
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadComplete Fri, Feb 2, 2024
Dia cantik, bagaikan dedaunan musim gugur yang berjatuhan. Tapi, dia gadis yang paling hancur seperti bagaimana daun itu terpisah dari rantingnya. Seseorang yang selalu tertawa di balik luka. Seseorang yang selalu memberi kebahagiaan untuk orang lain, namun terpuruk saat ia sendirian. Keyla Autumn Pearson.
All Rights Reserved
#32
havefun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SADEWA ✔️
  • He Is Salman [Complete]
  • Rekord [Selesai]
  • Kevyra (END)
  • His Secret ✔ [Karyakarsa]
  • AYKA
  • Geanna[Lengkap]
  • Sharena [Completed]
  • Tentang Adhena (Complete√)
  • Matahari Tenggelam di Atas Gelas Kopi

Kecelakaan yang menimpa Kaila dan neneknya menyebabkan kaki sang nenek dinyatakan lumpuh secara permanen oleh dokter. Sejak kecelakaan itu pula gadis itu tiba-tiba merasakan kehadiran bayangan misterius yang tak bisa dirasakan oleh orang lain. Bayangan itu terus menemaninya hingga memberikan warna baru bagi kehidupan Kaila yang semula abu-abu. Namun, itu hanya terjadi selama beberapa hari saja. Hingga kemudian seseorang hadir, menyatakan jika dirinya mencintai Kaila. Namun, Kaila justru menangkap maksud lain dari orang yang mendekatinya itu. Kepergian neneknya menjadi puncak dari segala kesulitan yang ia hadapi selama ini. Bagaimana Kaila akan menghadapi semua hal tersebut? --- Kaila menghentikan isakannya dan mendongak, menatap Dewa dengan tatapan yang sulit diartikan. Namun gadis itu kemudian berdiri. Menatap tepat pada mata Dewa yang menatapnya dengan iba. "Puas kamu? Puas udah bikin aku sama nenek hidup semakin susah selama ini? Sekarang nenek ada di dalam, dan kemungkinan untuk bisa selamat sangat kecil. Itu kan yang kamu mau? ITU KAN YANG SELAMA INI KAMU MAU DARI AKU?!" Suara Kaila meninggi pada kalimat terakhir. Dewa yang melihat itu sangat terkejut. "Kai, gue mau jelasin." Kaila menggeleng. Tak memperdulikan ucapan Dewa. "Sekarang kamu pergi. Kamu udah puas kan, liat aku yang kaya gini? Sekarang aku mau kamu pergi! Aku nggak mau lihat muka kamu lagi. Aku benci sama kamu!" Air mata Kaila semakin deras seiring dengan suaranya yang kian melemah. --- Start 24 Juni 2019 Finish 31 Mei 2020 BELUM REVISI!

More details
WpActionLinkContent Guidelines