Mencari Ujung Simpul

Mencari Ujung Simpul

  • WpView
    GELESEN 250
  • WpVote
    Stimmen 21
  • WpPart
    Teile 4
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Fr., Apr. 18, 2025
Setelah lima tahun pasca kematian Adiknya, Nalen sekeluarga berusaha lepas dari keterpurukan dengan tetap terus menjalani kehidupan dengan baik. Lalu saat di usianya yang menginjak umur 28, Nalen akan melangsungkan pernikahan. Tapi,,, Tepat pada malam sebelum pernikahannya itu akan di gelar esok, tiba-tiba saja tergeltak sepucuk surat beserta kartu mahasiswa milik adiknya yang hilang, di depan pintu kamarnya, Nalen yang syok melihatnya segera saja mengambil kedua barang itu lalu dibukanya amplop surat itu, dan alangkah makin terkejutnya Nalen setelah membacanya. Ada apa gerangan dengan isi surat itu? Sampai menimbulkan reaksi begitu hebatnya dari Nalen? Hanya pembaca lah saja yang tau kebenaran ceritanya. Maka dari itu, ikuti terus Mencari Ujung Simpul dan temukan sendiri jawabanya!
Alle Rechte vorbehalten
#339
saudara
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)
  • KARINA & LUKA
  • The Secret That Makes Me Grow [END]
  • Nine Problems (END)
  • L0VE BEHIND SILENCE: Chiara World [revisi]
  • ARATASHA (COMPLETED)
  • Kara's Journey; Will Walk Again (End) ✓
  • Jovanka dan Abang Kembar

The Winners Wattys2018 Catergories The Contemporaries Based On True Story Terinspirasi dari sebuah kisah nyata yang saya ceritakan kembali dengan sudut pandang penulis. Nama tokoh dan tempat kejadian disamarkan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. **** Bagaimana jika suatu kepercayaan dan kesetiaan dikhianati oleh dua orang yang sangat kamu cintai? Tidak ada kata lain selain ikhlas dan sabar dalam menghadapinya. Nasi sudah menjadi bubur, apa yang telah terjadi tidak bisa diubah kembali dan waktupun tidak bisa diputar kembali. Andaikan waktu bisa diputar ulang maka tidak akan pernah ada kata penyesalan. Hari menjelang pernikahan yang biasanya ramai dengan canda tawa serta senyum kebahagiaan, harus rela berganti dengan tangisan memilukan serta penyesalan seumur hidup. Ketika menjelang hari di mana Sekar akan melaksanakan Ijab Qabul pernikahannya. Dia dikejutkan dengan teriakkan sang ibu ketika mendapati kakak perempuannya-Kasih, yang telah bersimbah darah karena memotong urat nadi pergelangan tangannya sendiri. Selanjutnya dia dikejutkan kembali dengan kenyataan bahwa kakak perempuannya tengah hamil. Dan yang paling membuat Sekar terpukul, ketika mengetahui ayah dari bayi tersebut, tidak lain adalah calon suaminya sendiri-Dimas Aditya. Ucapan bahagia berubah menjadi bisik-bisik menjijikkan serta tatapan kasihan yang diberikan oleh sanak saudara serta para tetangga pada Sekar. Malu. Tentu saja Sekar malu, kecewa bahkan marah. Tetapi haruskah dia marah bila melihat wajah kedua orang tuanya yang telah lebih malu. Belum lagi dengan gunjingan dari kerabat dan tetangga tentang Kasih yang tega merebut calon suami adiknya sendiri. Bagaimana Sekar bisa menghadapi semuanya? Bisakah kata ikhlas dan sabar mengobati luka hatinya? Based On True Story ----- Copyright © November 2016 | Vea Aprilia | All Rights Reservered Dont copy-paste my Story.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien