TRANSMIGRASI PANGERAN BUANGAN

TRANSMIGRASI PANGERAN BUANGAN

  • WpView
    Membaca 126
  • WpVote
    Vote 13
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Agt 25, 2023
Mungkin ini keliatan konyol bagi sebagian orang, tapi ini kenyataan! Gw transmigrasi, udah gitu ini transmigrasi nya ke zaman kuno lagi, kayak dunia ini masih di pimpin oleh Kaisar dan raja gituloh. Dan yang paling ngeselin itu gw pernah pengen jadi tokoh figuran yang menurut gw paling ngenes, dan terkabul gitu aja. ----------- Ini perasaan gw aja atau novel ini bener bener berubah, kok Kaisar yang notabene ayahnya si figuran terlihat peduli sama ni tubuh ye, bukanya di novel tertulis kalau Kaisar sangat membenci putra bungsu nya, karena kelahirannya membuat sang istri A. K. A permaisuri meninggal Begitupun dengan putra mahkota yang notabene kakanya ------- "Dia anaku hanya aku yang boleh berada di sisiNya " "Heh, asal kau tau pak tua, dia juga adalah adiku" 'Ugh kenapa gw selalu dimonopoli oleh kedua tiran kejam ini, ngelawan pun ga boleh'
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#22
count
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Roos
  • MENJADI PUTRI MAFIA
  • Fille De Remplacement
  • 𝐓𝐄𝐀𝐒𝐄𝐑  [𝐄𝐍𝐃]
  • I'm the male lead's wife?
  • Only for Villainess (Tamat)
  • The  Replacement Lady (End)
  • aku?? putra seorang duke? {end s1}
  • The Crown Prince And System [Terbit Di Pure Publishing]
Roos

"Tolong jadikan aku rakyat biasa." Perkataan dari anak perempuan itu membuat satu aula terdiam. "Tapi kau berada di nomor dua puluh empat dari tahta," ucap kaisar yang juga kakeknya. "Benar, kau putri satu-satunya kekaisaran," jelas raja tak terima, jangan lupakan dia adalah pamannya. Semua orang menatapnya tajam, bahkan ayahnya sudah ingin memitesnya seperti kutu. "Tapi aku mau bebas," bantah gadis itu lagi, bahkan dahinya sudah berlapis-lapis. "Baik kau akan menjadi putri mahkota dari sepupu pertamamu," titah kakeknya dengan ucapan santai yang ditulis oleh kasim. Oh jangan lupakan ucapannya adalah hukum!

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan