Luka dan Semesta

Luka dan Semesta

  • WpView
    LECTURES 117
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Chapitres 4
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., nov. 24, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Luka dan Semesta Itulah dua kata yang menggambarkan hidup Alena; Luka yang menghancurkan hidupnya, dan Semesta yang memaksanya untuk selalu siap menerima kenyataan. Meski terkadang Semesta berlaku tidak adil padanya, namun itu bukanlah sebuah alasan untuk ia menyerah. Karena, ada sosok kecil yang harus ia sayangi dan ia jaga dengan sepenuh hati. Sosok kecil itu adalah pengingat bahwa di balik semua luka, masih ada alasan untuk bertahan, untuk tersenyum, dan untuk berharap. Semesta mungkin menguji. Tapi Alena tahu, di tengah kegelapan, ia harus menjadi cahaya bagi dirinya dan bagi hati kecil yang menggantungkan dunianya padanya. Namun, bagaimana dengan sosok laki-laki yang tidak tanggung jawab terhadapnya? Akankah ia menemukan sosok itu? Akankah ada penebusan di ujung perjalanan yang penuh kepedihan ini, ataukah ia hanya akan terus terperangkap dalam bayang-bayang luka yang tak kunjung sembuh? Alena tak bisa memaksakan apa yang belum waktunya. Tetapi satu yang pasti, ia akan terus berjuang demi kebahagiaan sosok kecilnya, meski jalan yang harus dilaluinya sering kali terasa sunyi dan penuh cobaan. copyright © 2024
Tous Droits Réservés
#919
sadstory
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • The Depth Behind The Look (On Going)
  • Senja Terakhir Semesta✔️
  • Stay (Completed)
  • Dunia Alana
  • ruang
  • Puing luka
  • Game of Hearts [REVISI]
  • ANANTARA [2HWANG] : SEDANG REVISI TULISAN
  • ( not ) Figuran

Di balik senyum tipis dan tatapan datarnya, tersembunyi badai emosi yang bergejolak dalam diri Galena Marietta. Gadis ini telah terlatih untuk memendam semua perasaannya, entah itu rasa sedih, kecewa, marah, ataupun bahagia. Sejak kecil, Galena diajarkan untuk tidak merepotkan orang lain dengan emosinya, untuk selalu terlihat kuat dan tegar. Akibatnya, Galena menjadi seorang penampung emosi. Dia menelan semua rasa sakit dan kekecewaan sendirian, tanpa membaginya dengan orang lain. Beban ini semakin lama semakin berat, bagaikan bom waktu yang siap meledak kapan saja. Dan ledakan itu pun datang, bukan pada dirinya sendiri, melainkan pada orang-orang di sekitarnya. Galena melampiaskan semua emosinya yang terpendam dengan cara yang tidak sehat. Dia menjadi mudah marah, tersinggung, dan bahkan kasar kepada orang-orang terdekatnya. Kata-kata pedas dan perlakuan dinginnya bagaikan cambuk yang menghujam hati. Galena tidak sadar bahwa perilakunya ini menyakiti orang lain. Tetapi di balik itu semua, Galena hanya ingin melepaskan semua beban yang telah lama menimpanya. Namun, caranya yang salah justru semakin memperparah keadaannya. Menjadi anak perempuan yang memendam semua emosi, tentunya bukan hal yang mudah. Butuh keberanian dan kekuatan untuk keluar dari lingkaran setan ini dan mencari bantuan. Dengan dukungan dan kasih sayang dari orang-orang terdekatnya, Galena bisa belajar untuk menyembuhkan diri dan membangun hubungan yang lebih sehat dengan orang lain. Kira-kira, adakah orang yang berhasil membuat Galena merasakan dukungan dan kasih sayang tersebut?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu