MELODI PERPISAHAN [ REVISI ]

MELODI PERPISAHAN [ REVISI ]

  • WpView
    Reads 10,761
  • WpVote
    Votes 583
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 14, 2025
"Teruntuk pemilik mata teduh yang tidak pernah sanggup aku tatap secara utuh, terima kasih karena sorot mata itu berhasil membuat semua terasa lebih menenangkan." Ini tentang masa lalu dan orang baru, manakah yang akan menjadi pemenangnya?? Penasaran dengan kisahnya??? Jangan Lupa Mampir ya! Sebelum membaca, sangat disarankan untuk follow terlebih dahulu. Start : 07 Maret 2023 Finish : SELURUH ALUR CERITA MURNI HASIL PEMIKIRAN SENDIRI, TIDAK MENJIPLAK KARYA LAIN. MOHON MAAF JIKA ADA KESAMAAN ALUR, TOKOH, TEMPAT, KEJADIAN DAN YANG LAINNYA. Terimakasih:)
All Rights Reserved
#60
canfan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tahajjud Cinta [END]
  • Cahaya Fajar [SELESAI] ✔️
  • JOGJA SENJA KAMU & KENANGAN [SELESAI]
  • Twitterpated [END]
  • Friendzone?
  • AKSARA BIANGLALA
  • Me and My Hubby
  • Senyum Untuk Luka (End)
  • KHANSA'S DESTINY [END]

[SEKUEL TAKDIR CINTA] Memperjuangkan cinta melalui shalat tahajjud? Emang ada ya? Apa jadinya jika kita mencintai seseorang, tetapi hanya bisa berjuang melalui tahajjud dan do'a? Begitulah kisah Rafzan, si cowok berandalan dengan Adilla, si gadis muslimah. Rafzan Rafassya Al-Fathir, seorang cowok berandalan yang disuruh sang Papa ke sebuah pesantren agar bisa merubah sifatnya. Sampai dimana, di sana ia bertemu dengan seorang gadis berhijab yang mampu menanamkan perasaan berbeda dihatinya. Ia berusaha mendekati gadis itu, tetapi selalu saja gagal. Hingga akhirnya ia menemukan cara untuk bisa mendapatkan gadis itu, yakni shalat tahajjud di sepertiga malam. Adilla Alfanisya Az-Zahra, seorang gadis muslimah nan cantik yang sangat ta'at pada agama. Sebuah pertemuan singkat di depan teras masjid mampu membuat hatinya merasakan cinta untuk yang pertama kalinya. Namun sayangnya, perasaan itu hanya mampu ia pendam dalam diam. Selebihnya, ia munajat kan cinta itu di sepertiga malam pada Rabbi sang pemilik cinta. "Jika rayuan ku tak mempan bagimu, maka izinkan tahajjud ku menyapa hatimu." -Rafzan "Jika bibir ini tak mampu untuk mengungkapkan rasa cinta, maka biarkanlah hati ini memendamnya dalam untaian do'a." -Adilla *** CERITA INI SAYA TULIS MURNI DARI PEMIKIRAN SAYA SENDIRI. MOHON MAAF BILA TERDAPAT KESAMAAN CERITA, NAMA, TOKOH, TEMPAT, DLL. DAN INI HANYALAH SEBUAH CERITA BIASA DARI SEORANG PENULIS BIASA. TERIMAKASIH BANYAK SUDAH MEMBACA. ⚠️ UNTUK MALING TOLONG JAUH-JAUH *** Start : 01 September 2024 Finish : 28 Januari 2025 Happy Reading!

More details
WpActionLinkContent Guidelines