Don't fall to just quite
  • Reads 960
  • Votes 186
  • Parts 18
  • Reads 960
  • Votes 186
  • Parts 18
Ongoing, First published Feb 27, 2023
Berbeda dengan angkatan lainnya, angkatan di kelas XI dikenal terbagi menjadi 3 kasta. Yang pertama, kasta terendah yang diisi oleh siswa-siswi yang kurang berambisi. Kasta kedua, diisi oleh siswa-siswi yang berambisi dan berbakat di bidang masing-masing. Dan yang ketiga, sekelompok murid yang bukan hanya memiliki ambisi paling besar, tetapi juga kelompok yang tidak dapat dimasuki sembarang orang. Secara spesifik, mereka menyebutnya The Usual.

Aria Giovani, hanyalah termasuk siswi yang bahkan tak berambisi di sekolah. Tanpa orang-orang tahu, ia adalah penulis buku horor yang terkenal. Namun, tiba-tiba ia dipaksa untuk menulis cerita bergenre romansa karena tuntutan pasar. Aria, gadis yang masa remajanya dihabiskan untuk menjelajahi hal-hal mistis itu tak punya gambaran secuil pun tentang dunia romansa.

Sampai suatu hari terjadi keributan terjadi di kelas sebelah, katanya ada seorang siswa yang kesurupan. Saat itulah Aria melancarkan aksinya untuk mencari inspirasi.

"Gue bakal nyingkirin setan yang ngerasukin tubuh lo, asal lo jadi pacar gue."

Tanpa ia tahu, bahwa orang itu adalah The Usual-si kasta tertinggi di sekolah!
All Rights Reserved
Sign up to add Don't fall to just quite to your library and receive updates
or
#611minhee
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Rumah Cair cover
Weather cover
Walking Towards Me [COMPLETED] cover
Chasing Memories cover
 Allegria Family cover
Fly Away ✔ cover
Mr. Ice Cream; The Rainy Season Between Us cover
Shinobi No Tokyo (NC+19) cover
Shoplifting Heart cover
Devanne [Short Story] cover

Rumah Cair

16 parts Ongoing

Segala yang terindra adalah cair. Dan waktu ikut mengalir di dalamnya. Entah ke hulu mana yang dituju, entah di tepian mana kelak bertemu. Tapi sejatinya segala yang terindra adalah cair, dan waktu ikut mengalir. Begitu pula dengan wajah pulang yang selalu kita damba kedatangannya di meja makan menjelang malam, atau rumah yang berusaha kita tuju sebagai tempat pulang namun kaki tak kunjung sampai untuk pijaki. Tak ada yang sungguh-sungguh fana. Namun segala yang terindra adalah cair. Dan waktu akan terus ikut mengalir.