We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Kusirami Bunga Cinta Yang Layu (sudah terbit versi cetak)

Kusirami Bunga Cinta Yang Layu (sudah terbit versi cetak)

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 5, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Cinta, ibarat bunga yang bermekaran, dia akan layu jika tangkainya di patahkan. Begitupun cinta, akan memudar saat hati di lukakan. Saat cinta telah bersemi, kepada insan yang bergelar suami. Maka, itu hakikat cinta yang suci. Namun, takdir seakan ingin mempermainkan, dia harus rela menerima kepahitan yang tak berkesudahan. Kehilangan kasih suci sang suami, cinta yang lama ingin kembali, rahasia-rahasia yang mulai terkuak, membuat hidupnya terombang ambing tanpa arah. Di tengah prahara yang melanda, lahir insan kecil permata hati, penyejuk di kala kalbu telah terlukai. Mampukah dia mengembalikan kasih suci sang suami? Mampukah bunga-bunga cinta yang telah layu di hati sang suami bermekaran lagi? Sudikah dia menerima uluran kasih dari insan masa lalu di saat sang suami tak menginginkannya lagi? ikutilah, kisah cinta Aiza fazila dalam novel Kusirami Bunga Cinta Yang Layu. Novel yang sarat dengan pesan-pesan kehidupan. Lengkap dengan dalil ayat suci Al-qur'an dan Hadis Rasul.
All Rights Reserved
#173
ceritainspiratif
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Neng Zulfa
  • Kata Cinta Dalam Doa [END/Tersedia Lengkap]
  • Ratusan Hari Mencari Hati
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Psikopat Digital? [End]
  • Bunga (Ditinggal Mantan Dinikahi Takdir)
  • DI JODOHKAN DENGAN WANITA BERCADAR (LENGKAP)
  • Di Balik Niqab [TERBIT]

Versi Terbaru dari "Neng Zulfa" Katanya jangan menaruh rasa pada seseorang yang tak mampu membaca muramnya wajahmu, tak mampu menafsirkan sembab matamu karena tangis, juga gelagat kepanikan jari jemarimu menahan sakit. Namun, pertanyaannya, bagaimana kalau rasa cinta itu sudah terlanjur ada? Bagaimana cara menampiknya? *** Zulfa Zahra El-Faza, seorang putri kiai yang tidak pernah tertarik dengan cinta, apalagi pernikahan di usianya yang masih relatif muda. Namun, semenjak Fatih Thoriqul Firdaus, gus dari pesantren tempatnya menimba ilmu datang dalam hidupnya, segalanya berubah. A story by Puput Pelangi

More details
WpActionLinkContent Guidelines